Rabu, 30 Juli 2014
Nuansa Alam,"Budaya Tanah Datar"
0
Riau24/net
Nuansa Alam,
Indonesia memiliki beragam tempat bersejarah yang unik dan indah. Salah satunya adalah, peninggakan sejarah yang ada di Kabupaten Tanah Datar yang ada di Sumatera Barat.

Banyak keunikan yang tersimpan di tempat ini, hasil rangkuman Riau24 dari berbagai sumber.Berikut beberapa peninggalan sejarah bisa Kita kunjungi bila singgah di Tanah Datar.

1. Batu Batikam

Adalah batu yang terlihat berlobang, dimana menurut kepercayaan batu ini berlubang karena hasil tikaman keris Datuk Parpatiah. Batu iini terletak di Nagari Lima Kaum yang berjarak 5 kilometer dari kota Batusangkar.

2. Istana Pagaruyung

Tempat wisata yang satu ini adalah peninggalan yang menjadi salah satu Icon pariwisata Sumatra Barat.

Istana Pagaruyung terletak di Kecamatan Tanjung Emas dan berjarak sekitar 5 Km dari dari Batu Sangkar. Istana ini memiliki latar belakang panorama keindahan alam Gunung Bungsu yang merupakan tempat wisata yang sangat cocok untuk camping dan hiking.

Bangunan istana Pagaruyung ini berbentuk rumah adat minang atau Rumah Gadang dengan ukuran yang sangat besar dan atap berbentuk tanduk kerbau.

3. Nagari Tuo Pariangan

Tempat ini adalah tempat yang sangat bersejarah karena menjelaskan tentang histori dengan bukti sejarah berupa batu Tigo Luak, Balai Saruang, Prasasti Menhir dan Sawah Satampang Baniah.

Tempat ini juga menyuguhkan pemandian air panas yang mengandung sulfur yang bermanfaat untuk kulit.

4. Panorama Tabek Patah
Daerah yang satu ini begitu eksotik dengan pemandangan alam yang khas dan udaranya yang dingin.

Tabek patah berasal dari kata "Tabek" yang berarti kolam yang patah menjadi 2 bagian. Sebelah utara dinamakan dengan "Talago Pakis" dan sebelah selatan dinamakan "Aia Taganang".

Dari ketingguan kita bisa melihat hamparan awan yang menawan yang dikelilingi oleh perbukitan dan hutan pinus.

5. Batu Basurek

Batu Basurek ini merupakan prasasti peninggalan kerajaan Pagaruyung semasa pemerintahan Raja Adityawarman.

Batu Basurek ini terdapat antara lain di daerah Kubu Rajo. Prasasti ini ditulis menggunakan huruf jawa kuno dalam bahasa sangsekerta. Isinya bercerita tentang Raja Adityawarman sebagai penguasa negeri emas yang murah hati dan penuh belas kasih. Diperkirakan prasasti ini ditulis pada tahun 1300-an masehi.(Riau24/mail/Ghiboocom)

Komentar Anda

Nama :
Komentar :
     
riau24_nwvzk_753.jpg
Perkembangan perpolitikan Indonesia memasuki babak baru. Keadaan ini setelah kita melihat dengan saksama bahwa arah dukungan politik terhadap peralihan kekuasan secara demokratis di Indonesia diberikan kepada pasangan calon presiden- calon wakil presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla. 
riau24_7yjcn_751.jpg
Arus mudik penumpang menjelang H-7 dan H+7 Idul Fitri 1435 H diprediksi akan mengalami ledakan yang cukup tinggi. Untuk itu, sebagai salah satu bentuk persiapan jelang terjadinya lonjakan tersebut, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kota Pekanbaru telah melakukan persiapan untuk beberapa angkutan.
riau24_klh6j_754.jpg
Di sela-sela kesibukan yang padat, intensitas bertemu dengan pasangan tentunya menjadi berkurang. Meski begitu, bukan alasan bagi Anda untuk menyempatkan waktu berdua dengan pasangan.
riau24_jpcyx_742.jpg
Marwah atau Maruah merupakan kehormatan. Maruah terimplementasikan dalam sikap yang tegas dan prinsip yang tidak goyah dalam menghadapi sesuatu.
riau24_dbzle_752.jpg
Moment silaturahmi di Hari Lebaran identik dengan tradisi berkumpul dan menikmati aneka makanan khas. Tidak terkecuali untuk tahun ini, Hotel ibis Pekanbaru memberikan penawaran istimewa bagi Anda yang ingin meyantap menu lezat khas Lebaran, tanpa repot untuk segala persiapannya. 
riau24_kbz7e_755.jpg
Sebuah perusahaan teknologi pangan di Amerika Serikat baru saja mengembangkan proses fermentasi yang unik dengan menggunakan jamur untuk mengurangi kadar kepahitan dalam biji kakao. Hal ini dilakukan dengan tujuan mengurangi kadar gula dalam permen cokelat.
riau24_xk8eq_734.jpg
Rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di Indonesia, hal itu terbukti dari pemimpin tertinggi dinegri ini dipilih oleh rakyat, mulai dari pusat hingga pada tingkat daerah.
riau24_z9fys_748.jpg
Seperti halnya dampak pergantian musim di Eropa, begitu juga yang terjadi dengan kota Pekanbaru di musim bulan suci Ramadhan, yaitu 'kepadatan' dan keramaian di bulan puasa, dimana bulan yang sangat dinanti-nantikan umat muslim dan merupakan bulan yang penuh berkah, serta memancarkan aura bahagia. 
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com