Senin, 15 September 2014
Pulau Penyengat Tanjung Pinang
3
Pulau Penyengat Tanjung Pinang
Penyengat mungkin terdengar aneh tapi di balik nama penyengat tersimpan sejarah yang mengagumkan,karena di pulau ini lah kita bisa mengenal Nilai Sejarah Agama Islam di mana terdapat Masjid Sultan Riau salah satunya. Konon, bangunan masjid ini dibuat dengan putih telur sebagai perekat.

Masjid ini mulai dibangun sekitar tahun 1761-1812. Pada awalnya, masjid ini hanya berupa bangunan kayu sederhana berlantai batu bata yang hanya dilengkapi dengan sebuah menara setinggi lebih kurang 6 meter. Namun, seiring berjalannya waktu, masjid ini tidak lagi mampu menampung jumlah anggota jemaah yang terus bertambah sehingga Yang Dipertuan Muda Raja Abdurrahman Sultan Kerajaan Riau pada 1831-1844 berinisiatif untuk memperbaiki dan memperbesar masjid tersebut.

Untuk membuat sebuah masjid yang besar, Sultan Abdurrahman berseru kepada seluruh rakyatnya untuk beramal dan bergotong-royong di jalan Allah. Peristiwa bersejarah itu terjadi pada tanggal 1 Syawal 1248 Hijriah (1832 M), atau bertepatan dengan hari raya Idul Fitri. Panggilan tersebut ternyata telah menggerakkan hati segenap warga untuk berkontribusi pada pembangunan masjid tersebut.

Konon, karena banyaknya bahan makanan yang disumbangkan penduduk, seperti beras, sayur, dan telur, para pekerja sampai merasa bosan makan telur sehingga yang dimakan hanya kuning telurnya saja. Karena menyayangkan banyaknya putih telur yang terbuang, sang arsitek memanfaatkannya sebagai bahan bangunan. Sisa-sisa putih telur itu kemudian digunakan sebagai bahan perekat, dicampur dengan pasir dan kapur, sehingga membuat bangunan masjid dapat berdiri kokoh, bahkan hingga saat ini.

Dari Dermaga Panjang dan Pelabuhan Sri Bintan Pura, Kota Tanjung Pinang, bangunan Masjid Raya Sultan Riau yang berwarna kuning cerah terlihat mencolok di antara bangunan-bangunan lainnya di pulau Penyengat, pulau kecil seluas 240 hektar itu.
Di Pulau Penyengat, pengunjung juga dapat menjumpai cukup banyak rumah makan yang menjajakan masakan khas Melayu dan rumah penginapan yang dikelola penduduk setempat. (Rau24/Ar)
Silahkan SMS ke No HP : 0812 6866 1601, Invite Pin BB : 2756E754,
atau email ke alamat : redaksi@riau24.com
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda

Budak bintan
Jumat, 25 Januari 2013 00:42 wib
Tugu Bahasa akan dibangun di Pulau Penyengat oleh PemProv Kepri Karena Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu Kepri.Menyayah Kalau Tugu Bahasa didirikan di Pekanbaru ape Orang Riau tal tahu sejarah
Laksamane bentan
Rabu, 30 Januari 2013 12:07 wib
Pemerintah Provinsi Kepri Melalui Dinas Kebudayaan Kepri akan membangun Monumen Bahasa Melayu di Pulau Penyengat,Karena Pulau Penyengat merupakan Cikal Bakal lahirnya Bahasa Indonesia dan sebagai permesatu Bahasa.
Fadli
Minggu, 02 Juni 2013 10:09 wib
Mestinya, Provinsi Riau wajib ubah nama, karena nama Riau itu asalnya nama wilayah daerah sekitar pulau Bintan, yakni sekarang ini meliputi wilayah pemko tanjung Pinang
Nama :
Komentar :
     
riau24_wjcft_604.jpg
Penegakkan keadilan dan hukum secara nasional nyaris dipermainkan, baik oleh aparat negara maupun aparatur negara, bahkan aparatur negara yang tidak berkaitan dengan hukum tapi dia menggunakan wewenangnya dengan menggunakan hukum.
riau24_enlkx_791.jpg
Mobil Dinas milik Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Arsyadjuliandi Rachman diseruduk mobil truk. Beruntung politisi dari Partai Golkar itu selamat.
riau24_ykssg_788.jpg
Bagi beberapa pasangan suami istri, seks oral bisa jadi aktivitas di ranjang yang membuat risi. Sebaliknya, bagi yang senang melakukannya, seks oral bisa menambah gairah di ranjang. Nah, bagi pria ada keuntungan lain dari seks oral lho.
riau24_cjvrs_770.jpg
Apakah anda pernah melakukan kesalahan, apakah anda sering melakukan kesalahan, apakah anda terobsesi tidak melakukan kesalahan, ataukah anda tidak pernah sama sekali melakukan kesalahan.
riau24_dbzle_752.jpg
Moment silaturahmi di Hari Lebaran identik dengan tradisi berkumpul dan menikmati aneka makanan khas. Tidak terkecuali untuk tahun ini, Hotel ibis Pekanbaru memberikan penawaran istimewa bagi Anda yang ingin meyantap menu lezat khas Lebaran, tanpa repot untuk segala persiapannya. 
riau24_mqtje_789.jpg
Untuk bisa tidur, orang-orang biasanya membutuhkan suasana kamar yang gelap dan tenang. Namun ada pula yang memilih untuk tetap menyalakan lampu dan televisi. Padahal kebiasaan ini disebut-sebut tak sehat bagi kesehatan, lho.
riau24_2fwgh_790.jpg
Bersepeda menjadi salah satu olahraga yang menyehatkan bagi tubuh. Selain dapat membakar kalori, fungsi lain yang tak kalah penting yakni melancarkan peredaran darah akibat pergerakan anatomi tubuh.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com