Jumat, 19 September 2014
Tak Ada Dermaga, Bongkar Muat Sapi-sapi 'Dipaksa' Berenang
0
Tak Ada Dermaga, Bongkar Muat Sapi-sapi 'Dipaksa' Berenang

Situbondo - Bongkar muat ternak sapi di Pelabuhan Kalbut Situbondo cukup memprihatinkan. Saat pembongkaran sapi-sapi dilempar dari atas kapal motor ke tengah laut, sebelum akhirnya dipaksa berenang secara bergiliran.

Hampir 50 meter puluhan sapi baik pedet maupun sapi dewasa harus berenang menuju tepi pantai. Hal serupa juga terjadi setiap terjadi pengiriman sapi dari pelabuhan Kalbut menuju luar pulau.

Sapi yang biasanya berbobot di atas 600 kg itu ditarik dari daratan, kemudian berenang menuju kapal motor yang hendak membawanya. Hal itu biasa dilakukan lantaran belum adanya dermaga khusus pembongkaran hewan di pelabuhan tersebut.

"Itu bukan tradisi, tapi keadaan untuk bongkar muat hewan ternak memang harus seperti itu. Karena belum ada dermaga khusus yang menyiapkan fasilitas bongkar muat hewan ternak di sini," kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kalbut Ansori, kepada detikcom, Sabtu (28/9/2013).

Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, aktivitas pembongkaran hewan ternak berupa sapi biasa dilakukan di pelabuhan Kalbut, Kecamatan Mangaran, setiap satu minggu satu kali. Ternak yang tiba di pelabuhan itu biasanya kiriman asal pulau Madura untuk diperjual-belikan di pasaran Situbondo. Sekali pembongkaran, biasanya terdapat 60 hingga 70 ekor sapi yang diturunkan dari dua kapal motor.

Sementara pengiriman sapi menuju luar pulau dilakukan pedagang setiap menerima pesanan. Sesuai ketentuan, sapi-sapi yang dikirim ke luar pulau itu harus memiliki bobot di atas 600 kg dan sudah melalui pemeriksaan di karantina kehewanan setempat. Sapi yang hendak dikirim digiring dan berenang di laut menuju kapal motor yang hendak membawanya berlayar.

Pemandangan miris tampak saat sapi hendak dinaikkan kapal. Menggunakan tali plastik, sapi berbobot tinggi biasanya ditarik sejumlah orang dari atas kapal motor. Saat bersamaan, sejumlah orang lain juga mendorong badan sapi dari bawah.

"Memang tampak tidak berprikehewanan. Tapi mau bagaimana lagi, di pelabuhan ini belum ada dermaga yang menyiapkan fasilitas khusus untuk bongkar muat ternak sapi," tukas Ansori.


(R24/snd/detik)

Silahkan SMS ke No HP : 0812 6866 1601, Invite Pin BB : 2756E754,
atau email ke alamat : redaksi@riau24.com
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com