Kamis, 02 Oktober 2014
Pemprov Riau Mulai Percepat Pembangunan Pembangkit Listrik
0
Ilustrasi | net
Pemprov Riau Mulai Percepat Pembangunan Pembangkit Listrik
Pekanbaru, Riau24-- Pemerintah Provinsi Riau berkerja sama dengan PLN mempercepat penyelesaian pembangkit listrik baru seperti PLTU Tenayan Raya, Mulut Tambang, PLTU Dumai, dan pengadaan pembangkit listrik tenaga diesel di beberapa tempat.
         
"Upaya ini  diharapkan mampu mengatasi secara menyeluruh kekurangan listrik yang cukup mengganggu  masyarakat dan dunia usaha di daerah ini," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Riau, Zaini Ismail, di Pekanbaru, Kamis.
         
Dalam menjawab pandangan umum fraksi DPRD Provinsi Riau atas nota keuangan Raperda APBD Perubahan 2013, ia yang mewakili Gubernur Riau mengatakan, upaya ini ditempuh karena ketersediaan listrik di Riau ditangani oleh PT (Persero) PLN.
         
Sedangkan suplai listrik untuk Riau, kata dia, sangat tergantung dengan sistem interkoneksi Sumbagut dan Sumbagsel, akibat keterbatasan daya pembangkit listrik yang ada di Provinsi Riau.
         
"Jika salah satu pembangkit atau jaringan dari kedua sistem interkoneksi tersebut terganggu maka akan menyebabkan terganggunya keseluruhan pasokan listrik beberapa bulan terakhir di daerah ini," katanya.
         
Untuk menyikapi hal itu, kata Zaini lagi, Pemrov Riau telah berkoordinasi secara intensif dengan PLN serta mendorong PLN melakukan tindakan konkret untuk mengatasi defisit listrik di daerah ini.
         
Sealin itu, Pemrov Riau juga berkoordinasi dengan dunia usaha yang memiliki pembangkit sendiri dan surplus listrik agar ikut berkontribusi mengatasi bersama krisis listrik yang terjadi hampir setiap tahun ini.
         
"Oleh karena itu dalam upaya mengatasi krisis listrik di masa datang, Pemrov Riau juga mendorong pemerintah dan PT PLN untuk mempercepat pembangunan PLTU Tenayan Raya, Mulut Tambang, PLTU DUmai dan pembangkit lainnya," katanya.
         
Keberadaan pembangkit baru tersebut diharapkan mampu mengatasi secara menyeluruh kekurangan listrik di daerah ini. Sedangkan ketersediaan energi listrik baru itu tetap difokuskan pada wilayah pedesaan dan desa terpencil yang sulit terjangkau jaringan listrik PLN seperti pembangunan "Solar Home System" maupun pembangkit mikro hidro serta kajian untuk implementasi energi baru.
          
Upaya ini dilakukan, kata dia, agar masyarakat Riau bisa menikmati listrik dalam kehidupan sehari-hari serta mampu mengangkat ratio elektrifikasi Riau yang masih di bawah ratio elektrifikasi nasional.


(R24/ran/antara)
Silahkan SMS ke No HP : 0812 6866 1601, Invite Pin BB : 2756E754,
atau email ke alamat : redaksi@riau24.com
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com