Kamis, 24 April 2014
Pemprov Riau Mulai Percepat Pembangunan Pembangkit Listrik
0
Ilustrasi | net
Pemprov Riau Mulai Percepat Pembangunan Pembangkit Listrik
Pekanbaru, Riau24-- Pemerintah Provinsi Riau berkerja sama dengan PLN mempercepat penyelesaian pembangkit listrik baru seperti PLTU Tenayan Raya, Mulut Tambang, PLTU Dumai, dan pengadaan pembangkit listrik tenaga diesel di beberapa tempat.
         
"Upaya ini  diharapkan mampu mengatasi secara menyeluruh kekurangan listrik yang cukup mengganggu  masyarakat dan dunia usaha di daerah ini," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Riau, Zaini Ismail, di Pekanbaru, Kamis.
         
Dalam menjawab pandangan umum fraksi DPRD Provinsi Riau atas nota keuangan Raperda APBD Perubahan 2013, ia yang mewakili Gubernur Riau mengatakan, upaya ini ditempuh karena ketersediaan listrik di Riau ditangani oleh PT (Persero) PLN.
         
Sedangkan suplai listrik untuk Riau, kata dia, sangat tergantung dengan sistem interkoneksi Sumbagut dan Sumbagsel, akibat keterbatasan daya pembangkit listrik yang ada di Provinsi Riau.
         
"Jika salah satu pembangkit atau jaringan dari kedua sistem interkoneksi tersebut terganggu maka akan menyebabkan terganggunya keseluruhan pasokan listrik beberapa bulan terakhir di daerah ini," katanya.
         
Untuk menyikapi hal itu, kata Zaini lagi, Pemrov Riau telah berkoordinasi secara intensif dengan PLN serta mendorong PLN melakukan tindakan konkret untuk mengatasi defisit listrik di daerah ini.
         
Sealin itu, Pemrov Riau juga berkoordinasi dengan dunia usaha yang memiliki pembangkit sendiri dan surplus listrik agar ikut berkontribusi mengatasi bersama krisis listrik yang terjadi hampir setiap tahun ini.
         
"Oleh karena itu dalam upaya mengatasi krisis listrik di masa datang, Pemrov Riau juga mendorong pemerintah dan PT PLN untuk mempercepat pembangunan PLTU Tenayan Raya, Mulut Tambang, PLTU DUmai dan pembangkit lainnya," katanya.
         
Keberadaan pembangkit baru tersebut diharapkan mampu mengatasi secara menyeluruh kekurangan listrik di daerah ini. Sedangkan ketersediaan energi listrik baru itu tetap difokuskan pada wilayah pedesaan dan desa terpencil yang sulit terjangkau jaringan listrik PLN seperti pembangunan "Solar Home System" maupun pembangkit mikro hidro serta kajian untuk implementasi energi baru.
          
Upaya ini dilakukan, kata dia, agar masyarakat Riau bisa menikmati listrik dalam kehidupan sehari-hari serta mampu mengangkat ratio elektrifikasi Riau yang masih di bawah ratio elektrifikasi nasional.


(R24/ran/antara)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
riau24_xkfvl_660.jpg
Orang nomor satu di Provinsi Riau Anas Maamun, sebelum menjabat Gubernur Riau dirinya telah membuat suatu program dan berjanji untuk mensejahtrakan rakyat Riau, bahkan APBD Riau 2014 juga ingin dirubahnya karena Gubernur menilai tidak menyentuh rakyat.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_6eylt_659.jpg
Tepat di hari Senin, tanggal 21 April 2014, bertepatan dengan peringatan hari Bumi, hotel-hotel yang tergabung dalam grup Accor International serentak menghelat kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com