riau24

Ada Pihak Tuding Muslim Uighur Teroris, Dua Ustaz Ini Berang, Warganet Berkomentar

Jumat, 28 Desember 2018 | 07:14 WIB
Ustaz Hilmi Firdausi dan Ustaz Haikal Hassan Ustaz Hilmi Firdausi dan Ustaz Haikal Hassan

RIAU24.COM - Saat ini penindasan yang dilakukan oleh China terhadap Muslim Uighur di Xinjiang, masih menjadi polemik dan perhatian dunia.

Terlebih lagi, dalam kasus pelanggaran HAM tersebut banyak pihak termasuk pemerintah China sendiri yang menyatakan bahwa Muslim Uighur adalah teroris.

Hal itupun dikomentari oleh Ustaz Haikal Hassan. Dia mengatakan bahwa mengutuk mereka yang menyebut Muslim Uighur sebagai teroris.

"Ya Allah, malam jum'at ini semua kami berdoa, melalui sosial media, seluruh Indonesia, demi utk pelajaran bagi semua... Kutuklah, laknatlah, matikanlah dlm hina orang2 yg menuduh saudara kami di uighur sebagai teroris," kicau ustaz yang biasa disapa Babe Haikal itu, Kamis, 27 Desember 2018.

Hal senada juga dikatakan oleh Ustaz Hilmi Firdausi. Dengan adanya pihak yang menyatakan Muslim Uighur adalah teroris adalah orang-orang yang munafik.

"Tidak ada penindasan di Uyghur ??? Muslim Uyghur adalah Teroris ??? Astaghfirullah...tega sekali ucapan mereka. Ya Robb, mengapa orang2 saat ini dengan bangga menampakkan kemunafiqannya ? Sedangkan orang2  terdahulu bgtu malu akan sifat2 org munafiq," kata Ustaz Hilmi.

Warganet juga memberikan reaksi tentang komentar dua sosok ustaz tersebut. Ini kata warganet.

@Chalink15311048: Katakanlah (Muhammad): "Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman"

@achriyatulsetyo: Sesaknya dada ini, temen saya pengikut sas bilangnya begitu

@b130579pq: Semoga orang2 yg memfitnah muslim ugyur d tutup pintu hidayahnya dan keberkahannya. Aamiin.

@2019__PAS: Karena orang2 seperti mereka dibiarkan terus berkoceh. Tidak ada penegakkan hukum atas mereka.

PenulisR24/ibl


Loading...

loading...