riau24

IKKS Pekanbaru Jadikan FGD Wadah Membedah Masalah di Kuansing

Sabtu, 05 Januari 2019 | 16:56 WIB
Pengurus dan anggota IKKS Pekanbaru foto bersama usai menggelar diskusi/ist Pengurus dan anggota IKKS Pekanbaru foto bersama usai menggelar diskusi/ist

RIAU24.COM -  PEKANBARU - Memasuki tahun 2019, Ikatan Keluarga Kabupaten Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru melaksanakan Forum Grup Discusion bertempat di Hotel Ayola Panam (5/1).

Forum yang dihadiri oleh pengurus IKKS Pekanbaru, Ipmakusi Pekanbaru, masyarakat dan juga Ketua BNN Kabupaten Kuantan Singingi, berlangsung hangat untuk membahas permasalahan yang terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi.

Dengan tema Keagamaan, Kebudayaan dan Pendidikan Kuantan Singingi (Mempertegas arah dan program pembangunan Sumberdaya manusia bermartabat) setiap peserta memberikan tanggapan dan solusi terhadap permasalahan yang  terjadi. Sebelum diskusi ini berlangsung, diawali dengan penyerahan hasil temuan Tim Pencari Fakta terhadap permasalahan  Duta Palma kepada ketua umum IKKS Pekanbaru



BACA JUGA : Masih Berjibaku Dengan Api, Puluhan Personil Manggala Agni Peringati HUT RI Di Lahan Terbakar

Ketua IKKS Pekanbaru , Taswin Yacub didampingi Ketua Dewan Penasehat Edyanus Herman Halim, dan Sekretaris Umum Asnaldi, menyatakan tujuan dilaksanakan FGD ini untuk merangkum dan mencari solusi terhadap permasalahan yang terjadi di kampung halaman.

“Forum ini dilahirkan sebagai bentuk responsif IKKS Pekanbaru terhadap permasalahan yang terjadi di kampung halaman yakni Kabupaten Kuantan Singingi. Keinginan kita ketika ada masalah IKKS langsung turun ke lapangan sehingga permasalahan itu bisa kita carikan solusi. Alhamdulillah, pada FGD perdana ini antusias pengurus IKKS Pengurus sangat tinggi dan berlangsung hangat. Harapan kita, forum ini menjadi suatu wadah untuk membedah masalah-masalah dan masyarakat bisa menyampaikan setiap permasalahan secara langsung agar bisa ditindaklanjuti oleh IKKS Pekanbaru,” ujar Taswin.

Lebih lanjut pria yang berprofesi sebagai dokter spesialis syaraf ini menjelaskan bahwa FGD ini direncanakan 2 bulan sekali dengan melibatkan para pemangku kepentingan pengambilan keputusan sehingga menghasilkan output yang baik.

Dan ini akan menjadi agenda rutin IKKS ke depan dalam menyikapi berbagai permasalahan. Untuk itu diharapkan kepada pengurus IKKS dan pengurus kecamatan yang berada di Pekanbaru dan Riau umumnya untuk menghadiri kegiatan ini.



BACA JUGA : Sekda Pekanbaru Meradang Ada Lurah Tidak Serius Cairkan Dana Kelurahan


 
Dari diskusi tersebut didapat empat kesimpulan yang menjadi perhatian utama IKKS Pekanbaru yakni Permasalahan Kuansing darurat narkoba, APBD Kuansing, Dakwah Komunitas (magrib mengaji, MTQ dan tabligh) dan Duta Palma Gate.

Untuk selanjutnya dalam FGD ini akan dibahas secara khusus permasalahan darurat narkoba dan BNNK Kabupaten Kuansing, Wim Jefrizal menyatakan kesiapan untuk ekspos langsung di hadapan IKKS Pekanbaru.(***)

 

R24/phi

PenulisR24/phi


Loading...

loading...