riau24

Mantan Komisioner KPU Ini Sebut Aneh, Pertanyaan Debat Pilpres Kok Disampaikan Lebih Dulu

Sabtu, 05 Januari 2019 | 22:05 WIB
Sigit Pamungkas Sigit Pamungkas

RIAU24.COM -  JAKARTA- Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sigit Pamungkas, menilai ada yang aneh dengan penyelenggaran debat calon presiden dan wakil presiden, yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Hal itu terkait dengan keputusan KPU yang sudah terlebih dahulu mengirim daftar pertanyaan kepada calon presiden-wakil presiden.

"Menurut saya aneh, sebuah debat pertanyaannya disampaikan lebih dulu kepada paslon. Mestinya itu otentik muncul dalam proses debat," ujarnya di Jakarta, Sabtu 5 Januari 2019.

Sebelumnya, KPU beralasan pemberian daftar pertanyaan ini dilakukan agar para capres dan cawapres bisa menjawab secara lebih detail.

Namun Sigit menilai alasan tersebut tak relevan. "Sebab, visi misi capres-cawapres sudah disampaikan secara detail dalam dokumen yang dilaporkan ke KPU," tambahnya, seperti dilansir kompas.com.



BACA JUGA : PPP Riau Akui Penangkapan Romahurmuziy Akan Berpengaruh Pada Pemilu 2019

Menurut dia, masyarakat bisa mengakses visi misi itu di website KPU jika memang ingin mendapat gambaran detail.

Selain itu, Sigit mengungkapkan, pertanyaan debat pilpres sebelumnya tak disusun oleh panelis. Sebab panelis hanya bertugas menyusun isu-isu strategis dari tema yang diangkat untuk diserahkan kepada moderator. Selanjutnya, moderator yang bertugas memformulasikan pertanyaan untuk disampaikan kepada capres-cawapres.



BACA JUGA : 68.000 Lebih Surat Suara Dapil 4 Inhu Tidak Dapat Dipakai

Terkait debat tersebut, Ketua KPU Arief Budiman sebelumnya menjelaskan, ada dua model lontaran pertanyaan dalam debat Pilpres 2019, yakni terbuka dan tertutup. Model terbuka artinya, pertanyaan sudah lebih dulu diserahkan ke peserta sebelum penyelenggaraan debat. Pertanyaan model terbuka itu dirumuskan enam panelis debat. Saat ini, para panelis tengah menyusun pertanyaan.

Ditargetkan, pertanyaan debat selesai pada 10 Januari 2019 atau tepat satu pekan sebelum penyelenggaraan debat.

Sementara model tertutup, pasangan calon mengajukan pertanyaan ke pasangan calon lainnya. ***

R24/wan

 

PenulisR24/wan


Loading...

loading...