riau24

Polisi Minta sampel DNA Ronaldo atas Tuduhan Pemerkosaan

Jumat, 11 Januari 2019 | 09:52 WIB
Cristiano Ronaldo Cristiano Ronaldo

RIAU24.COM -  Pihak kepolisian di Las Vegas telah meminta sampel DNA Cristiano Ronaldo terkait kasus dugaan perkosaan yang dilakukan bintang Juventus itu terhadap Kathryn Mayorga. Demikian dilaporkan Wall Street Journal, Kamis (10/1/2018)

Pengacara Cristiano Ronaldo, Peter Christiansen, menganggapi surat perintah permintaan sampel DNA superstar Juventus itu sebagai hal yang wajar di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap tuduhan pemerkosaan.

"Jadi tidak mengherankan bahwa DNA akan hadir, atau bahwa polisi akan membuat permintaan standar ini sebagai bagian dari penyelidikan mereka."

Namun Christiansen menegaskan, Ronaldo selalu menyatakan, seperti yang dia lakukan hari ini, bahwa apa yang terjadi di Las Vegas pada tahun 2009 bersifat suka sama suka.

Warga Amerika Kathryn Mayorga menuduh Ronaldo melakukan pelecehan seksual di sebuah hotel di Las Vegas pada tahun 2009, sesuatu yang oleh penyerang Portugal dan Juventus ini telah dengan keras dibantah.

Media Jerman Der Spiegel pertama melaporkan klaim tersebut, termasuk saran agar Ronaldo membayar Ms Mayorga $ 375.000 pada tahun 2010 sebagai bagian dari perjanjian agar tuduhan itu tidak menyebar ke publik.

Ms Mayorga mengajukan gugatan dalam upaya untuk membatalkan perjanjian itu sementara polisi Las Vegas telah membuka kembali penyelidikan.

Christiansen mengkonfirmasi bahwa pembayaran dilakukan kepada Ms Mayorga, tetapi mengatakan beberapa dokumen yang disajikan sebagai bukti telah "dicuri" dan "benar-benar dibuat-buat". Ronaldo sendiri telah membantah tuduhan tersebut pada bulan Oktober lalu. ***

 

R24/bara

PenulisR24/saut


Loading...

loading...