riau24

Daya Beli Offline Rendah, 26 Ritel Hero Tutup akibat Kebijakan Pemerintah Jelang Pemilu

Minggu, 13 Januari 2019 | 11:28 WIB
Ritel Hero Tutup Ritel Hero Tutup

RIAU24.COM -  PT Hero Supermarket Tbk dikEtahui telah menutup operasional sejumlah toko retailnya, jumlahnya sebanyak 26 gerai yang tersebar di pulau Sumatera dan Jawa. Selain itu, juga telah merumahkan 532 karyawannya pada tahun 2018 lalu.

Menurunnya kinerja perusahaan Hero diketahui sejak kuartal III tahun 2018, hal ini dipicu daya beli masyarakat yang terus menurun.

Dikutip dari ucapan pengamat ekonomi dari Institute for Development on Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara, menyebutkan bahwa ini adalah imbas dari kebijakan pemerintah yang tidak konsisten, apalagi hal ini juga dalam masa menjelang pemilihan umum yang akan berlangsung pada tahun 2019 ini.



BACA JUGA : Hadirkan #Bedabisabersama, Smartfren, fX, Senimart Ajak Millenials Toleransi Perbedaan

Selain itu, dikutip dari inilah.com (12/1), Bhima mengatakan bahwa ada kegaduhan yang timbul akibat kebijakan pemerintah jelang pemilu. "Ada paket ke 16 yang ditarik ulur jelang pemilu ini. Dan ini yang membuat gaduh penjualan dibidang ritel," ucapnya.

Dikatakannya, lemahnya daya beli masyarakat Indonesia terkonfirmasi dengan banyak perusahaan ritel yang menutup toko.



BACA JUGA : Jemputan Belanja Raya Digelar, Mal di Riau Hadirkan Promo Diskon Hingga 70 Persen

"Kalau perlu turunkan tarif PPH badan dari 25 persen bertahap ke 22 persen. Selama ini, tax holiday hanya dinikmati investor yang mau masuk ke Indonesia. Terakhir, dorong efektivitas belanja pemerintah. Semisal, proyek infrastruktur harus melibatkan banyak kontraktor kecil di daerah," ucapnya.(***)

 

R24/phi

 

PenulisTIM BERKAS 34


Loading...

loading...