riau24

Ratusan Personil FERT dari RAPP, Dikerahkan Untuk Antisipasi Karhutla Selama El Nino

Senin, 14 Januari 2019 | 21:13 WIB
700 orang  FERT (Fire Emergency Responsible Team PT RAPP disiagakan/ist 700 orang FERT (Fire Emergency Responsible Team PT RAPP disiagakan/ist

RIAU24.COM - Ditahun 2019 ini, fenomena El Nino diprediksi akan semakin meningkat. Dan hal ini tentunya akan membuat terjadinya kemarau panjang. Bahkan, kondisi ini dapat meningkatkan titik panas atau hotspot yang memicu terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) khususnya di Riau. 
 

Dan untuk mencegah terjadi Karhutla, PT RAPP telah menyiagakan FERT (Fire Emergency Responsible Team). FERT merupakan regu pemadam kebakaran yang dibentuk dalam menangani Karhutla di area konsesi RAPP dan sekitarnya.

“Kami telah mensiagakan sebanyak 700 orang FERT untuk melakukan pencegahan Karhutla di berbagai tempat di Riau, khususnya daerah sekitar operasional PT RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper-red),” ujar Fire Manager RAPP, Yuneldi.



BACA JUGA : Bupati Inhil Harapkan Pelayanan Dasar Berbasis Digital Diterapkan OPD Terkait

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih parah, Yuneldi mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai cara untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya Karhutla. Caranya dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, antara lain pemerintah dan masyarakat.

“Kami telah melakukan penyegaran untuk tim FERT beberapa waktu lalu dengan mengadakan berbagai simulasi pemadaman api. Memetakan daerah rawan kebakaran, memeriksa peralatan pemadaman kebakaran seperti mesin pompa, selang dan yang lainnya. Saat ini 100 persen siap pakai,” ujarnya.



BACA JUGA : HUT RI ke-74, Bupati Inhil Hadiri Acara Pemberian Remisi Bagi Warga Binaan Lapas Tembilahan

Selain itu, Yuneldi melanjutkan pihaknya juga telah mengaktifkan tenda siaga di lokasi yang rawan Karhutla dan memaksimalkan patroli di lahan perusahaan dan sekitarnya. Tidak hanya itu, dari segi peralatan, pihaknya juga memanfaatkan teknologi seperti CCTV dan drone.

“Saat ini wilayah konsesi nihil kebakaran. Kami setiap hari melakukan patroli dan saling berkoordinasi dengan masyarakat dan pemerintah jika terdapat titik api. Patroli pun yang kami lakukan tidak hanya di darat, tetapi juga melalui udara,” pungkas Yuneldi.(***)

 

 

R24/DEV

PenulisR24/phi


Loading...

loading...