riau24

Tidak Susah Lagi, Ini Nomor Call Center dan Aplikasi untuk Pelayanan dan Pengaduan Produk Retail Pertamina

Kamis, 07 Februari 2019 | 11:05 WIB
PT Pertamina (Persero) meluncurkan program Pertamina Call Center 135. Foto: rlis PT Pertamina (Persero) meluncurkan program Pertamina Call Center 135. Foto: rlis

RIAU24.COM -  PT Pertamina (Persero) meluncurkan program Pertamina Call Center 135 pada Rabu 6 Februari 2019 kemarin. Layanana ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen tentang produk retail pertamina.

Melalui layanan ini, konsumen juga bisa melakukan tanya jawab untuk beberapa hal seputar produk, serta juga bisa melakukan komplain atau keluhan mengenai pelayanan SPBU yang dinilai kurang tertib.

Sedangkan untuk produk retail yang ada adalah seputar BBM, LPG, dan Pelumas dalam hal ketersediaan hingga kepada pelayanan di SPBU.



BACA JUGA : Diskon Hingga 40%, Informa Panam Hadirkan Khusus Perlengkapan Sekolah

Dalam rilisnya, Direktur Pemasaran Retail PT. Pertamina (Persero), Mas'ud Khamid, mengatakan pihaknya berharap dengan hadirnya Call Center 135 diharapkan bisa menjadi terobosan customer care yang mampu mengingat perilaku konsumen yang berbeda-beda. Sebelumnya, Pertamina punya Call Center di nomor telepon 1500000.

"Bedanya dari 135 adalah, 135 hanya mengenai produk saja. Tapi kalau di 1500000, konsumen bisa menyampaikan komplain hal apa saja," terangnya.

"Kalau komplain 135 sudah disampaikan mengenai Pertamax habis atau LPG habis, itu bisa langsung ditangani secepat mungkin," Mas'ud melanjutkan.



BACA JUGA : Central Panam IT Store Resmi Dibuka, Berikan Promo Harga Heboh, Siapa Cepat Dia Dapat

Bukan hanya via telepon di 135 saja, Pertamina juga mendekatkan diri ke konsumen melalui sosial media.

"Ada juga aplikasi di medsos, yakni MyPertamina, yang memberikan informasi mengenai ketersediaan BBM, LPG, dan Pelumas nantinya. Jadi tidak perlu repot atau susah mencari-cari informasi ke pihak lain," terang dia.

"Saya jamin telepon hari libur jam 12 malam juga akan dilayani dan ditangani masalahnya. Lima menit akan teratasi," janji Mas'ud. ***

R24/phi

PenulisR24/nof


Loading...

loading...