riau24

Siswa Tertimpa Tembok SDN 121 yang Roboh, Ini Kata Kadisdik Pekanbaru Untuk Kepala Sekolah

Kamis, 07 Februari 2019 | 20:24 WIB
Tembok SDN 121 Pekanbaru roboh dan menimpa seorang siswa (foto/int) Tembok SDN 121 Pekanbaru roboh dan menimpa seorang siswa (foto/int)

RIAU24.COM -  Kamis 7 Februari 2019, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal angkat bicara soal roboh tembok di Sekolah Dasar (SD) 121 yang berada di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru. Apalagi seorang siswa bernama M Salman Paris tertimpa tembok dan telah mendapat penanganan medis. 



BACA JUGA : Ikan Patin Naik Tipis, Harga Telur di Pekanbaru Turun

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, Abdul Jamal menyayangkan atas terjadinya musibah ini. "Kita sayangkan memang musibah ya. Tetapi harusnya pihak sekolah sudah ada antisipasi dan cek-cek kondisi sekolah dan sekitarnya," kata Kadisdik Pekanbaru, Jamal ke Riau24.com.



BACA JUGA : Pasca Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla, Danrem 031/WB Ingatkan Para Pembakar Lahan

Abdul Jamal juga menjelaskan bahwa yang roboh itu bukan bagia pagar sekolah, hanya tembok tambahan. "Itu bukan pagar, jadi ini kita klarifikasi dan kita sudah cek pagar masih berdiri kokoh. Itukan dimodifikasi sekolah. Jadi kita sayangkan, harusnya modifikasi begini, juga melapor ke kita (Disdik Pekanbaru)," sebut Jamal. 

Atas kejadian ini Abdul Jamal meminta agar seluruh Kepala Sekolah benar-benar menjalankan tugasnya. "Jangan cuma dibelakang meja, jadi harus cek. Kalau membangun dan sebagainya, harus lapor ke kita. Kalau ada yang membahayakan, lapor dan ambil tindakan," sebut Abdul Jamal. 

Atas peristiwa itu Jamal menyampaikan bahwa biaya pengobatan kepada siswa yang jadi korban akan ditanggung dari sekolah atau Disdik Pekanbaru. "Itu tanggung jawab sekolah atau kita (Disdik Pekanbaru) yang membayar biaya berobat. Kita doakan saja siswa ini sehat dan bisa aktif bersekolah lagi," pesan Abdul Jamal. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tembok Sekolah Dasar Negeri (SDN) 121 Pekanbaru Jalan Cut Nyak Dien roboh, Kamis pagi (7 Februari 2019). Diduga akibat kurang kuatnya pondasi yang menyambungkan antar tembok. Sehingga roboh dan menimpa seorang siswa.

PenulisR24/riki


Loading...

loading...