riau24

Digoyang Gempa 5,3 SR, Ratusan Warga Morotai Ngungsi

Jumat, 08 Februari 2019 | 00:08 WIB
Warga Morotai masih mengungsi di tenda darurat, setelah gempa gumi mengguncang kawasan itu pada Kamis malam waktu setempat. Foto: int Warga Morotai masih mengungsi di tenda darurat, setelah gempa gumi mengguncang kawasan itu pada Kamis malam waktu setempat. Foto: int

RIAU24.COM -  Gempa bumi belum berhenti mengguncang sejumlah daerah di Tanah Air, khususnya yang berada sekitar pantai. Kali ini, gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Rinchter (SR) mengguncang Pulau Morotai, Maluku, Kamis 7 Februari 2019 kemarin.

Akibatnya, ratusan warga memilih mengungsi ke tempat yang aman dan jauh dari bibir pantai karena khawatir bakal terjadi tsunami.

Hingga dini hari tadi, sekitar 800-an warga dari dua kecamatan di kawasan itu masih menetap sementara di tenda-tenda yang berdiri di tempat yang aman.



BACA JUGA : Seperti Ini Tekad Kuat Ani Yudhoyono Melawan Kanker Darahnya

"Lebih 800 jiwa mengungsi yaitu di Kecamatan Morotai Timur kurang-lebih 500 jiwa mengungsi ke tempat yang aman dan lebih dari 300 jiwa di Kecamatan Morotai Utara. Pengungsi berada di tenda dan tempat yang ada," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis.

Lebih lanjut, Sutopo menerangkan, pusat gempa diketahui berada di laut, 37 kilometer dari Pulau Morotai. Gempa dengan kedalaman 10 kilometer itu terjadi pukul 17.03 WIB. Sutopo juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.



BACA JUGA : Fadli Zon Curhat Soal Puisi Doa yang Ditukar Digoreng Untuk Sebar Fitnah, Warganet Berkomentar

Hingga dini hari tadi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Morotai masih mendata dampak yang muncul akibat gempa tersebut. Pendataan dilakukan di dua kecamatan yang paling merasakan dampak gempa tersebut, yakni Kecamatan Morotai Timur dan Kecamatan Morotai Utara, seperti dilansir detik.com.

"TRC BPBD Kabupaten Pulau Morotai saat ini sedang memberikan arahan kepada masyarakat di Kecamatan Morotai Timur untuk tetap tenang dan tidak mempercayai info dari pihak yang tidak bertanggung jawab," tambahnya. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...