riau24

Bersamaan, Tiga Wilayah di Meranti Membara

Rabu, 13 Februari 2019 | 14:49 WIB
Anggota BPBD sedang memadamkan api di Desa Tenggayun Raya Kecamatan Rangsang/mad Anggota BPBD sedang memadamkan api di Desa Tenggayun Raya Kecamatan Rangsang/mad

RIAU24.COM -  SELATPANJANG - Secara bersamaan, saat ini tiga wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti terjadi Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut). Hingga kini, kebakaran masih terjadi dan api belum bisa dipadamkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), M Edy Aprizal merincikan saat ini tiga wilayah yang sedang terbakar yakni, Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Tmur, Desa Tenggayun Raya Rangsang Pesisir dan Desa Gayung Kiri Kecamatan Rangsang. Ia mengaku belum bisa menghitung luas lahan yang terbakar. Namun dipastikan lahan yang terbakar terdiri dari semak belukar dan kebun sagu.



BACA JUGA : Meranti Harus Punya Pustaka Digital

"Saat ini proses pemadaman masih berlangsung. Anggota kita dengan dibantu dari TNI, Kepolisian dan masyarakat setempat masih berjibaku dilapangan," ungkapnya, Rabu 13 Februari 2019.

Edy Aprizal membeberkan Karlahut di Desa Lukun sudah terjadi sejak 3 hari lalu. Sementara dua Desa lagi sudah berlangsung selama 2 hari.

Menurutnya keterbatasan personil dan peralatan menjadi kendala. Ditambah lagi musim kemarau dan angin kencang.

"Secara bersamaan tiga Daerah terbakar. Sementara seluruh anggota sebanyak 30 orang sudah kita bagi untuk memadamkan api. Termasuk peralatan, juga terpaksa dibagi tiga. Sehingga peralatan dilapangan tidak maksimal," kata dia.



BACA JUGA : Gerakan Hibah Sejuta Buku Harus Digelorakan Kembali

Ia berharap agar hujan bisa segera turun. Sehingga api bisa dipadamkan.

"Kita berharap agar hujan turun. Jika tidak, maka akan sulit sekali memadamkan api," akunya.(***)


R24/phi

 

PenulisR24/mad


Loading...

loading...