riau24

Minta Kepastian Peningkatan Jalan Koridor, Warga KM 5 Datangi Kantor Bupati

Senin, 11 Maret 2019 | 14:23 WIB
Seratusan warga KM 5 Jalan Koridor PT. RAPP mendatangi kantor Bupati Pelalawan/ardi Seratusan warga KM 5 Jalan Koridor PT. RAPP mendatangi kantor Bupati Pelalawan/ardi

RIAU24.COM -  PELALAWAN - Seratusan warga KM 5 Jalan Koridor PT. RAPP mendatangi kantor Bupati Pelalawan, Senin (11/3/2019). Mereka meminta kepastian kapan jalan ini ditingkatkan.

"Sudah 24 tahun kami menghirup debu jalan Koridor ini," kata Pak Budi, tokoh masyarakat setempat.

Warga meminta pihak PT. RAPP segera melakukan peningkatan Jalan tersebut. Dimana saat ini baru pengerasan berbatu.



BACA JUGA : Tiga Tahanan Kejari Pelalawan yang Kabur Berhasil Diringkus Polisi

"Apakah diaspal atau dirigit, terserah. Yang terpenting kami tak menghirup debu lagi," tambahnya.

Koordinator lapangan Said Ihsan menegaskan, selama ini pemeliharaan dan penyiraman memang dilakukan perusahan secara rutin.

"Sebelum disiram warga menghirup debu, setelah disiram jalannya becek berlumpur," kata Said Ihsan.

Asisten Bidang Pembangunan Setdakab Pelalawan H. Atmonadi mengatakan, Pemkab Pelalawan berasama PT. RAPP sudah menyepakati di Kementrian KLH tentang status Jalan ini.

"Diantara kesepakatan itu adalah, Pemda membuat rencana tata kota yang lengkap dengan kelas jalan, melibatkan ahli tata kota dan dikoordinasikan dengan DPRD," kata Atmonadi.

Poin selanjutnya, Pemda dan RAPP mengkaji alternatif pembangunan atau peningkatan jalan agar masyarakat mendapat lingkungan hidup yang lebih baik.

"Poin ketiga, PT. RAPP menjamin penggunaan jalan koridor lebih nyaman, dengan memaksimalkan perawatan," jelas Atmonadi.



BACA JUGA : Titik Api Muncul di Dekat SM Kerumutan, Tim Gabungan Sudah di Lokasi

Warga keberatan jika persiapannya sampai 2 tahun. Warga meminta Pemkab Pelalawan segera mempalisitasi pertemuan dengan perusahaan. Dan meminta kepastian kapan dilakukan peningkatan jalan tersebut.

"Kami minta segera, biar secara berangsung, tapi segera di kerjakan. Kami akan pantau terus, jika tidak kami akan aksi dengan masa yang lebih besar lagi," tambah Pak Budi.(***)


R24/phi/ardi
    

 

PenulisR24/ardi


Loading...

loading...

Terpopuler