riau24

Redmi Note 7 Pro, Ponsel Kelas Menengah dengan Kamera 48 MP

Rabu, 13 Maret 2019 | 09:11 WIB
Redmi Note 7 Pro/int Redmi Note 7 Pro/int

RIAU24.COM -  Untuk mengiringi pemasaran ponsel kelas menengah, Redmi juga diperkenalkan Redmi Note 7 Pro. Ponsel ini memiliki kemampuan kamera yang lumayan besar, yakni 48MP.

Peluncurannya pun dikatakan tinggal menghitung hari. Dan akan mengiringi produk sejenisnya, yakni Redmi 7.

Terkait dalam hal kamera, banyak yang mempertanyakan. Karena beberapa reviewer menjelaskan bahwa kemampuan Snapdragon 660 yang digunakan oleh Redmi Note 7 faktanya hanya mendukung kamera tak lebih dari 25 megapiksel.



BACA JUGA : Maksimalkan Upgrade USIM 4G, Pelanggan Akan Dapatkan Ini, Begini Caranya

Menjawab hal itu, akhirnya Qualcomm merevisi bagian dukungan kamera pada beberapa spesifikasi System on Chip (SoC)-nya termasuk diantaranya Snapdragon 845, Snapdragon 710, Snapdragon 675, Snapdragon 670, dan Snapdragon 660.

Sistem-chip pada perangkat seluler memainkan peran yang sangat penting dalam pemrosesan gambar. MIsalnya Image Signal Processor (ISP) di SoC yang bertanggung jawab untuk banyak hal seperti demosaicing, autofocus, pengurangan noise, HDR, framerate preview, dan resolusi, dan banyak lagi.

Sebelumnya, produk platform Snapdragon telah diperbarui pada awal Februari. Beberapa screenshot laman dukungan ini bisa Anda lihat di web resmi Qualcomm.

Sebelum pembaruan halaman produk, Qualcomm menggeneralisasikan kemampuan maksimum kamera dan video yang dapat dipasangkan dengan perangkat pada platform seluler Snapdragon.

Sekarang, Qualcomm mengungkapkan lebih banyak informasi tentang framerates, megapiksel, dan keterbatasan resolusi, serta dukungan codec dan spesifik lainnya.

Multi-Frame Noise Reduction (MFNR) dan Zero Shutter Lag (ZSL) mungkin yang paling terlihat. MFNR adalah teknik di balik kamera yang memotret sejumlah foto dan kemudian menumpuk, menghilangkan noise sebanyak mungkin.

Adapun ZSL, ini mengacu pada menjaga buffer penuh frame dalam memori ketika Anda membuka aplikasi kamera. Setelah Anda menekan tombol ‘shoot’, satu frame diambil dari buffer. Dan ini membantu menghilangkan jeda setelah memotret. ZSL biasanya beroperasi pada aliran output sensor 30fps.

Spesifikasi baru ini juga memisahkan kemampuan sistem kamera tunggal dan ganda dengan lebih jelas. Anda juga akan melihat batas perekaman gerakan lambat dan fitur lain seperti Hybrid Autofocus pada SoC yang mendukungnya.



BACA JUGA : BreadTalk Berikan Promo Khusus Dalam Perayaan 16 Tahun di Indonesia

Pada laman Qualcomm Anda akan menemukan lebih banyak platform seluler dengan spesifikasi yang diperbarui. Detail-detail ini akan membantu memuaskan keingintahuan beberapa pengguna serta memberikan informasi yang berguna kepada pengembang yang melakukan porting Google Camera yang pekerjaannya tergantung pada detail itu.

Halaman produk yang diperbarui juga harus menjelaskan bagaimana Redmi Note 7 berhasil memiliki sensor kamera 48MP meskipun dipasangkan dengan Qualcomm Snapdragon 660.(***)


R24/phi/nof

 

PenulisR24/nof


Loading...

loading...

Terpopuler