riau24

Pergi Menjaring Ikan Sendirian di Laut, Nelayan Desa Teluk Lecah Rupat Bengkalis Ditemukan Meninggal

Rabu, 13 Maret 2019 | 10:17 WIB
Korban Mizi saat dievakuasi warga masyarakat Desa Teluk Lecah menggunakan speedboat dan sudah meninggal dunia/hari Korban Mizi saat dievakuasi warga masyarakat Desa Teluk Lecah menggunakan speedboat dan sudah meninggal dunia/hari

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Warga masyarakat desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis Riau, dihebohkan dengan penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di perairan Selat Morong, Selasa 12 Maret 2019 pada pukul 17.00 WIB petang kemarin.

Setelah dievakuasi warga masyarakat setempat, ternyata sosok mayat tersebut merupakan nelayan warga RT 2 RW 6 dusun mekar sari desa Teluk Lecah bernama Mizi (27).

Lan, nelayan tempatan, ketika dihubungi wartawan Riau24.com melalui solulernya, Rabu 13 Maret 2019 menyampaikan bahwa korban (Mizi red,) tersebut keluar untuk pergi menangkap ikan (menjaring red,) pada Senin 11 Maret sore pada pukul 18.00 WIB lalu.



BACA JUGA : Bawaslu Bengkalis Ajak Semua Pihak Sukseskan Pemilu

"Korban ini keluar pergi menjaring ikan sendirian menggunakan perahu kecil, pada pukul 18.00 WIB tepatnya pada sore Senin. Dan ditemukan pada sore kemarin sekitar pukul 17.00 WIB oleh masyarakat tempatan tepatnya di pantai Selat Morong,"ujar Lan kepada Riau24.com.

Diutarakan Lan lagi, korban Mizi (27) ini diketahui juga memiliki penyakit seperti urat betis yang selalu tegang. Kemudian hilangnya korban ini diketahui masyarakat setempat pada pukul 13.00 WIB. Dikarena korban ini belum juga pulang kerumah, dan saat dihubungi pihak keluarga lewat handphonenya juga tidak memberikan jawaban. Saat itu juga masyarakat mulai curiga dan melakukan pencarian.

"Kita tidak tau kapan dia jatuh kelaut, pasalnya korban Mizi ini membuang jaring juga tidak habis dari perahunya. Dan apakah dia jatuh siangnya apakah korban ini terkena angin kencang saat itu tepatnya pada pukul 01.00 dinihari, kita juga tidak tau,"cerita Lan lagi.



BACA JUGA : 17 JCH Bengkalis Dikenai Biaya Visa Progresif Rp7,5 Juta

Masih kata Lan, korban ini memang saat menangkap ikan menggunakan perahu kecil (Mesin Ts red,) dengan sendirian di laut.

"Dan sekarang jenazah akan kebumikan, korban ini juga sudah berkeluarga dan memiliki dua orang anak,"pungkasnya.(***)


R24/phi/hari

 

PenulisR24/hari


Loading...

loading...

Terpopuler