riau24

Tunggu Tim Forensik, Jenazah Istri Terduga Teroris di Sibolga Belum Dievakuasi

Rabu, 13 Maret 2019 | 13:32 WIB
Petugas masih berjaga-jaga di lokasi meledaknya bom di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Foto: int Petugas masih berjaga-jaga di lokasi meledaknya bom di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Foto: int

RIAU24.COM -  Hingga siang tadi, aparat Kepolisian belum mengevakuasi jenazah istri terduga teroris di Kota Sibolga, Sumatera Utara. Yang bersangkutan tewas pada Rabu 13 Maret 2019 dini hari tadi, setelah meledakkan bom sebanyak dua kali berturut-turut di rumahnya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Untuk melakukan evakuasi, pihak kepolisian masih menunggu kedatangan tim forensik Polda Sumut.

"Kami tidak bisa memberikan keterangan, langsung aja ke Mabes Polri atau Polda," ujar Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu Sormin.



BACA JUGA : Ternyata Ini Sebabnya, Rian Subroto Rela Keluar Duit Rp80 Juta untuk Vanessa Angel

Di lokasi kejadian, garis polisi telah dipasang di tiga lokasi, yaitu di Jalan SM Raja pertigaan Jalan Gambolo arah Gunung, di Jalan Kutilang Kelurahan Aek Habil Sibolga Selatan, dan di Jalan Cendrawasih Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga Sambas.

Garis polisi dipasang sekitar 200 meter dari lokasi atau dari rumah pelaku bom. Karena ada beberapa akses jalan menuju rumah pelaku.

Sementara itu warga sekitar masih tetap ramai di sekitar lokasi. Polisi tetap melarang dan mensterilkan lokasi dari masyarakat termasuk juga dari wartawan.

"Maaf tidak bisa masuk ke dalam, cukup di batas ini saja," ujar salah seorang polisi bersenjata laras panjang di lokasi, dilansir antara.



BACA JUGA : Terbongkar Setelah 14 Tahun, Mantan Ratu Kecantikan Ini Bayar Perampok Rp43 M untuk Bunuh Suaminya Sendiri

Bom Lontong
Dirangkum detik dan republika, istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah tersebut, diduga meledakkan diri dengan bom rakitan 'bom lontong'.

"Sementara dugaan kita dia menggunakan bom rakitan bom lontong. Kita masih menunggui perkembangan lebih lanjut dari lapangan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Medan.

Bom lontong di Sibolga tersebut merupakan bom rakitan dari pipa paralon yang berisikan berbagai bahan berbahaya. Di antaranya potasium, paku, baut, dan pecahan kaca.

Bom jenis yang sama sebelumnya juga ditemukan dari terduga teroris di Lampung, R alias P, yang berhasil diamankan pekan lalu. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...