riau24

Jawara UFC Juga Kutuk Serangan Biadab terhadap Masjid di Selandia Baru

Jumat, 15 Maret 2019 | 23:48 WIB
Khabib Nurmagomedov mengutuk penyerangan masjid di Selandia Baru. Foto: int Khabib Nurmagomedov mengutuk penyerangan masjid di Selandia Baru. Foto: int

RIAU24.COM -  Juara Kelas Ringan UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, merasa prihatin dan mengutuk aksi penyerangan masjid di Ibukota Selandia Baru, Christchurch, Jumat 15 Maret 2019 siang tadi. Menurutnya, aksi teroris yang menyiarkan langsung aksinya itu melalui media sosial, adalah rekaman video terburuk yang pernah dilihatnya.

Ia juga mengucap belasungkawa kepada seluruh korban di Masjid Al Noor dan Linwood, yang menjadi tempat terjadinya serangan brutal itu. "Innalillahi Wa Innalillahi rojiun, ini adalah video paling buruk yang pernah saya saksikan," tutur Khabib di akun instagramnya, dilansir republika.



BACA JUGA : Berkuasa Hingga Tiga Dekade, Presiden Pertama Negara Sekutu Utama Rusia Ini Mundur

Meski begitu ia berharap semuanya menahan diri atas tragedi tersebut. Khabib menyatakan Allah Maha Mengetahui apa yang terjadi dengan makhluknya sehingga semua harus bersabar.

Seperti diketahui, Seorang pria bernama Brenton Tarrant (28) mengklaim dirinya merupakan pelaku di balik peristiwa penembakan tersebut. Dia telah menerbitkan sebuah manifesto sebanyak 73 halaman di akun Twitter-nya.

Seorang saksi mata yang berada di dalam Masjid Al Noor mengatakan kepada media setempat terdapat puluhan orang yang sedang beribadah di dalam masjid. Menurut saksi tersebut, penembakan berlangsung sekitar 20 menit.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut penembakan masjid yang terjadi di Christchurch merupakan hari terkelam bagi Selandia Baru. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...