riau24

Ditendang dan Dicekik Lehernya, Siswa ISMAN 2 Rakit Kulim Inhu Ini Tega Aniaya Kepsek

Sabtu, 16 Maret 2019 | 15:32 WIB
 kepala sekolah Bambang Fajrianto (50) memperlihatkan lukas bekas cekikan di lehernya/azi kepala sekolah Bambang Fajrianto (50) memperlihatkan lukas bekas cekikan di lehernya/azi

RIAU24.COM -  INHU - Seorang siswa kelas XII SMAN 2 Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berinisial ADT (19) tega menganiaya kepala sekolahnya yang bernama Bambang Fajrianto (50) dengan cara mencekik, menendang dan memukul.

Peristiwa tak terpuji tersebut terjadi pada Rabu 13 Maret 2019 sekira pukul 8.00 WIB.

Akibat penganiayaan itu, sang kepala sekolah mengalami luka memar pada bagian leher, memar di tangan, dan berdarah di bagian bibir.



BACA JUGA : Diserahkan Sekda, 605 Banpol PP Inhu Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK saat dikonfirmasi melalui Ps Paur Humas Aipda Misran mengatakan bahwa penganiayaan tersebut dilaporkan ke Polsek Kelayang pada 13 Maret 2019 sekira pukul 10.00 WIB oleh korban.

Menurut keterangan korban, kronologis kejadian tersebut bermula pada hari Rabu 13 Maret 2019 sekira pukul 8.00 WIB, siswa kelas XII SMAN 2 Rakit Kulim melaksanakan ujian sekolah, saat itu pengawas ujian yang bernama Ibu Yuliana keluar ruangan karena ada salah satu siswa yang berinisial ADT marah-marah karena orang tuanya dipanggil ke sekolah.

Selanjutnya, siswa tersebut tidak terima dan memaki maki kepala sekolah yang bernama Bambang Fajrianto. Lalu, sang kepala sekolah menegur siswa tersebut agar tidak melakukan keributan di sekolah.

Saat Kepsek menegur, tiba-tiba siswa tersebut malah mencekik leher hingga mengakibatkan memar di bagian leher, kemudian menendang sebanyak 1 kali ke arah tangan hingga memar di bagian tangan sebelah kiri.



BACA JUGA : Truk Tronton Pengangkut Spring Bed di Inhu Terbakar

Tak berhenti sampai di situ, siswa tersebut juga memukul kepala Kepsek ke arah bibir hingga mengakibatkan luka dan berdarah.

"Saat  dianiaya, pelapor (Kepsek) tidak ada melakukan perlawanan, dan kini Polsek Kelayang sedang proses penyidikan lebih lanjut," pungkas Ps Paur Humas.(***)


R24/phi/azi

 

PenulisR24/phi


Loading...

loading...