riau24

Ini Muslim Pertama Korban Tragedi New Zealand, Kata Terakhirnya Bikin Netizen Menangis

Minggu, 17 Maret 2019 | 10:45 WIB
Korban pertama yang ditembak sempat menyapa penembak dirinya (foto/instagram) Korban pertama yang ditembak sempat menyapa penembak dirinya (foto/instagram)

RIAU24.COM -  Minggu 17 Maret 2019, Dunia mengutuk aksi keji yang dilakukan Brenton Tarrant kepada puluhan muslim di New Zealand. Brenton terduga pelaku dengan brutal menembak jamaah yang akan shalat di mesjid Kecam Serangan di Mesjid New Zealand.



BACA JUGA : Polisi India Tangkap Pria Malaysia yang Bawa Embrio Manusia di Dalam Koper

 

Bahkan Brenton dan kawan-kawan secara sengaja menyiarkan langsung penyerangan itu di media sosial. Korban pertama yang ditembak Brenton Tarrant adalah seorang pria paruh baya asal Afganistan. 



BACA JUGA : Erdogan Desak Selandia Baru Hukum Mati Pelaku Penembankan di Masjid Brenton Tarrant

Seperti yang diunggah akun instagram @bela.agama. "Ini adalah Daud, pengungsi dari Afganistan berusia 71 tahun yang menyambut teroris di pintu masjid New Zealand dengan senyum dan berkata ramah "Welcome brother" (selamat datang saudaraku)," tulis @bela.agama.

"Akan tetapi ucapan ramah tersebut dibalas dengan berondongan peluru dari senjata si teroris. Semoga husnul khatimah dan semoga Allah menempatkan beliau disisi yang paling indah," tutup @bela.agama.

Sontak saja unggahan tersebut viral dikomentari para netizen atau warganet. Mengetahui kebenaran itu, ramai netizen mengaku bahwa menangis membacanya. 

@1im1anfrezz: "Ditempatkan ditaman syurga yg paling indah ditempatkan disurganya Allah Aamiin."

@andayanibekti: "Ya A||oh....tp tempat beliau udh tenang di jannah." 

@enddar_habsyi: "Dan beliau di sana di sambut para malaikat dengan berkata "Welcome to jannah brother."

@jomblohead: "Ya Allah. Ga punya hati emang. Padahal dia manggil brother tapi malah dibunuh."

@i|a_september15: "Koq tiba2 netes ya Allah."

@inaputrin: "Innalillahi wainnailaihi rojiun. semoga husnul khatimah utk beliau."

PenulisR24/riki


Loading...

loading...

Terpopuler