riau24

Jubir BPN Bantah Ramyadjie Keponakan Prabowo, Ancam Polisikan Pihak Yang Sebar Fitnah

Minggu, 17 Maret 2019 | 20:41 WIB
Ahmad Riza Patria Ahmad Riza Patria

RIAU24.COM -  Aparat kepolisian menangkap pelaku pembobol ATM berinisial RP. Belakangan, RP dikaitkan dengan Ramyadjie Priambodo yang diduga keponakan Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto.

Menanggapi hal itu, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyatakan bahwa Ramyadjie Priambodo (RP) yang diduga tertangkap kasus pembobolan ATM bukanlah keponakan Prabowo.

"Yang pertama, yang bersangkutan bukan keponakan Pak Prabowo, tapi kerabat jauh," kata Andre di Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (17/3) seperti dilansir rmol.co.

Ia juga menegaskan jika kasus tersebut sama sekali tak berkaitan dengan Gerindra. Ia pun mempersilakan pihak kepolisian memproses secara hukum. Ia juga berharap kepolisian bisa memastikan kasus tersebut tak dikait-kaitkan dengan urusan politik.

"Ini tidak ada urusan dengan BPN, tidak ada urusan dengan Tidar (organisasi sayap Gerindra), tidak ada urusan dengan Gerindra, tidak ada urusan dengan Pak Hasyim Djojohadikusumo (Adik Prabowo)," tuturnya.

Di sisi lain, pihaknya akan melaporkan tautan yang melakukan kampanye hitam dengan mengaitkan kasus tersebut baik kepada Hasyim Djojohadikusumo, Tidar, Gerindra, atau BPN.

"Kami akan menuntut link-link yang coba-coba melakukan kampanye hitam dengan mengaitkan Pak Hasyim, Tidar, Gerindra, atau BPN. Jadi sekali lagi yang bersangkutan bukannya keponakanPak Prabowo, hanya kerabat jauh," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya sama sekali tidak mengenal pelaku. "RP itu siapa? Enggak kenal saya. Apa kasusnya?," kata Riza.

Riza juga membantah jika pelaku adalah keponakan Hashim. Terlebih dengan kasus pembobolan ATM yang dinilai tak masuk akal dihubungkan dengan adik Prabowo itu.

"Ya enggak ada hubungannya lah. Pak Hashim itu pengusaha yang bersih, baik. Masa mengurusi (bobol) ATM, enggak kelas. Usahanya enggak dalam negeri, tapi luar negeri," tegas Riza.***

 

R24/bara

PenulisR24/bara


Loading...

loading...