riau24

Begini Cara Polisi Ringkus Penembak Keji di 2 Masjid di Selandia Baru

Minggu, 17 Maret 2019 | 22:45 WIB
Mobil patroli petugas Kepolisian Selandia Baru menghantam mobi yang dikendarai tersangka pelaku penembakan keji Brentont Tarran. Foto: int Mobil patroli petugas Kepolisian Selandia Baru menghantam mobi yang dikendarai tersangka pelaku penembakan keji Brentont Tarran. Foto: int

RIAU24.COM -  Tersangka pelaku penembakan biadab di dua masjid di Selandia Baru, Brentont Tarrant, telah diringkus aparat Kepolisian setempat. Saat ini, beredar rekaman video yang menunjukkan aksi polisi meringkus tersangka penembak kejia itu.

Rupanya, tersangka diduga tak mau menyerah saat akan diamankan. Akhirnya, aparat di negara itu bertindak tegas. Mobil Subaru yang dikendarai Brenton Tarrant dihentikan paksa dengan cara dihantam dari samping dengan menggunakan mobil patroli.



BACA JUGA : Idol Korea Ini Hengkang Dari JYP, Nama Suzy Jadi Trending Topik Indonesia

Dalam rekaman video tersebut, tampak bagian kanan depan mobil Tarrant terangkat dan terjepit di selokan.

Ketika itu, Tarrant masih berada di dalam mobil. Kemudian dua petugas mendekati mobil dengan senjata di tangan, Selanjutnya, dengan berhati-hati, seorang petugas masuk ke dalam kendaraan dan menyeret Tarrant keluar.



BACA JUGA : Mampu Membakar Rudal Musuh, Tahun Depan AS Gunakan Meriam Laser di Kapal Perang

Saat ini, Tarrant bersama dua rekan pria dan seorang wanita, telah ditahan aparat penegak hukum Selandia baru, terkait aksi keji dan biadab, berupa penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru.

Dilansir detik, Minggu 17 Maret 2019, dalam tragedi itu, sebanyak49 orang tewas dan 48 lainnya mengalami luka-luka akibat dihantam peluru. Seorang WNI tewas dan satu lainnya masih menjalani perawatan akibat diserempet peluru.

Korban tewas adalah Lilik Abdul Hamid. Sedangkan yang masih menjalani perawatan adalah Zulfirman Syah, yang merupakan WNI asal Padang Sumatera Barat. Tidak hanya Zulfirman, anaknya yang masih balita juga ikut menjadi korban penembakan. Namun luka yang dialami bocah malang itu tidak separah yang dialami ayahnya. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...