riau24

Survei Indomatrik: Prabowo-Sandi Kembali Menang 51,07%, dan Jokowi-Ma'ruf 43,9%

Rabu, 10 April 2019 | 21:41 WIB
Prabowo- Sandi Prabowo- Sandi

RIAU24.COM -  Survei Indomatrik ternyata juga merilis hasil surveinya pasca Puskaptis. Adapun hasilnya paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tetap masih unggul dari pertahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Survei Indomatrik menyatakan Prabowo mengungguli Jokowi dengan selisih 7,15 persen.



BACA JUGA : Lagi-lagi Buntut Salah Hitung, Bawaslu di Kota Ini Rekomendasikan PSU di Seluruh TPS

Seperti diketahui seluruh lembaga survei yang merilis elektabilitas capres-cawapres, pasangan calon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul melawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Direktur Riset Lembaga Survei Indomatrik, Syahruddin Ys, menuturkan elektabilitas Prabowo-Sandi unggul dengan 51,07 persen. Sedangkan, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 43,92 persen.

"Dari hasil survei Prabowo-Sandi dapatkan simpati publik sebesar 51,07 persen, sedangkan Jokowi 43,9 persen. Mereka yang belum tentukan tapi akan berpartisipasi 5,01 persen,"ujar Syahruddin dilansir dari Kumparan Rabu 10 April 2019.

Syahruddin menuturkan unggulnya Prabowo-Sandi dalam survei ini karena responden menginginkan adanya perubahan yang inovatif untuk memperbaiki kondisi ekonomi. Selain itu, Prabowo dianggap sebagai pemimpin yang tegas dan berwibawa.

"Ada beberapa alasan di antaranya menginginkan ada perubahan menginginkan agar ada presiden baru yang inovatif, mampu memperbaiki ekonomi. Dan Prabowo berkarakter tegas dan berwibawa,"katanya.

Sementara, kata dia, responden cenderung menilai Jokowi tidak menepati janji kampanye Pilpres 2014. Selain itu, tertangkapnya politikus di koalisi juga dianggap sebagai faktor menurunnya elektabilitas Jokowi.

"Kurun 4,5 tahun banyak yang anggap rendahnya kinerja Jokowi, dan janji-janjinya, dan banyaknya koalisi yang tertangkap tangan itulah yang buat menurun," imbuh dia.

Syahruddin menuturkan Jokowi-Ma'ruf mengalami penurunan elektabilitas dari survei bulan Desember 2018, yakni dari 47,97 persen menjadi 43,92 persen. Sebaliknya, Prabowo-Sandi menunjukkan tren positif, dari Desember 2018 sebesar 44,04 persen menjadi 51,07 persen.

"Ada kenaikan sudah saya sebutkan setelah melihat agenda kampanye mereka sudah melihat dan menilai ada tren yang turun dan naik. Yang turun adalah Jokowi-Ma'ruf, sedangkan Prabowo-Sandi kecenderungan semakin meningkat terus," tutup dia.



BACA JUGA : 16 Petugas KPU di Riau Alami Musibah Saat Bertugas, 4 Meninggal Selebihnya Pingsan, Stroke, dan Keguguran

Survei Indomatrik dilakukan pada 24-31 Maret dengan melibatkan 2.100 responden yang tersebar di 34 provinsi. Seluruh responden merupakan para pemilih yang telah memiliki hak pilih.

Penentuan responden dilakukan secara random sistematis dan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error penelitian 2,4 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.

 

PenulisR24/riko


Loading...

loading...