riau24

Laporan Surat Suara 01 di Selangor Tercoblos, Abu Janda: Kerjaan Kubu 02 Mungkin

Sabtu, 13 April 2019 | 09:58 WIB
Abu Janda sebut kubu 01 tidak mungkin terlibat dugaan kasus surat suara tercoblos di Selangor Malaysia (foto/twitter) Abu Janda sebut kubu 01 tidak mungkin terlibat dugaan kasus surat suara tercoblos di Selangor Malaysia (foto/twitter)

RIAU24.COM - Sabtu 13 April 2019, Panwaslu menerima laporan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia. Laporan itu disampaikan Warga negara Indonesia (WNI) langsung. 

Padahal pencoblosan di TPS pada kota-kota di Malaysia bakal dilakukan pada Minggu (14 April 2019) mendatang. Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara membenarkan surat suara sudah tercoblos untuk Paslon 01 Jokowi-Maruf dan kertas legislatif.



BACA JUGA : Jubir Prabowo-Sandi: Rekonsiliasi Dilakukan Kalau Ada Konflik, Netizen Sebut Begini

Hal ini kemudian ikut dikomentari pegiat media sosial (Medsos) Permadi Arya atau lebih dikenal Abu Janda. Lewat akun twitter resminya, Abu Janda menyebut bahwa tidak mungkin kubu 01 mencoblos kertas suara. 

"Jelas di Selangor itu bukan kerjaan kubu 01. Kalo kerjaan kubu 02 mungkin. rekam jejaknya dari ratna dianiaya, 7 kontainer, server KPU, emang ahli rekayasa setingan, videonya juga akting tapi Gusti Allah mboten sare. yang curang teriak curang pasti tumbang," cuit @permadiaktivis sambil mengunggah foto dirinya bersama Kiai Ma'ruf Amin.



BACA JUGA : Arie Kriting: Siapa Pun Presiden Terpilih Harus Didukung, Netizen Sebut Begini

Langsung saja para netizen atau warganet berikan komentar. @HayatullohH: "Abu janda mantap."

@PanggabeanJay:"Jam tangannya bagus bang." 

@AsifaNisreen: "Cieeeeee yg dikasih sorban ama Abah." 

@yanraffasya: "Harus d cari dalangnya."

@FaeyzaPratama1: "Ya, sayang sorbannya Mbah."

@yanraffasya: "Jngn sampe pelakuny aj yg kena."

@Marsuci4: "Curang pasti tumbang Kebenaran datang Datang untuk menang Yang batil itu pasti lenyap Nyungsep terikat sama kawat Kualat perbuatan Terlaknat! Maka, jangan dibuat."

PenulisR24/riko


Loading...

loading...