riau24

Rocky Gerung Umumkan Akun Medsos Said Didu Kena Hack, Netizen: Menyedihkan Cara Mereka!

Minggu, 14 April 2019 | 07:34 WIB
Rocky Gerung ikut umumkan twitter Said Didu kena hack (foto/int) Rocky Gerung ikut umumkan twitter Said Didu kena hack (foto/int)

RIAU24.COM - Minggu 14 April 2019, Pengamat politik Rocky Gerung ikut mengumumkan akun media sosial (Medsos) di twitter milik Said Didu sudah kena hack. Dan sekarang akun tersebut dikendalikan orang tak dikenal dan menyebarkan tudingan-tudingan, termasuk ke Ustaz Abdul Somad (UAS).



BACA JUGA : Raih Suara Terbanyak, Tim Relawan ABS Siap Kawal Suara Hingga ke KPU

"Mohon dibantu umumkan bhw akun Twitter @saididu dihack saat ikut debat Capres dan sampai saat ini masih dikendalikan oleh orang lain," cuit @rockygerung. 

Langsung saja praa netizen atau warganet ramai-ramai berikan tanggapan. Sekaligus juga mengingatkan Rocky Gerung menjaga akun medsosnya supaya tidak kena hack.



BACA JUGA : KawalPemilu: ada Selisih 268.842 Suara, ini Perolehan Suara Sementara Jokowi-Maruf vs Prabowo-Sandi

@HaliMucilZhar: "Bapak juga hati2 cepet ganti password twitter dll nya juga pantau HPnya. Rekomended gantinya lewat browser komputer aja."

@yusufhasmi74:"Menyedihkan cara mereka, luar biyasah bejad dan bedebah saat ini, tujuan menghalalkan segala cara."

@Reny Anggraeni: "Iya pak kami baca tweetnya beliau aneh."

@Muliadi90269706: "Ok bg @rockygerung sudah faham."

@niad68: "Siap akal sehat."

@andifikki: "Bang, jikalau banyak yg golput nanti 17 april mungkin para pelaut yg sedang berdinas lah yg banyak tidak ikut serta, mana tau ada solusi info bang buar suara kami tidak hilang untuk #presiden02."

@afa_imoet04: "Ini yg dinamakan fenomena hilangnya akal sehat di negri ini."

@ArtisHardiyati: "Akun akun pendukung 02 dengan follower banyak satu per satu di hack. Parah, kasar mainnya. Makin semangat utk menumbangkan. #DahlanIskanPilihPrabowo."

@Esumardie1: "Tolong dicatat bagi pak @prabowo bahwa menghack akun2 pihak oposisi merupakan teroris demokrasi. Jadikan pengusutannya proritas utama setelah kasus novel, audit kpu dan kriminalisasi tokoh oposisi."

PenulisR24/riko


Loading...

loading...