riau24

BPBD Siak Edukasi Emak-emak, Terkait Bahaya Kebakaran

Senin, 15 April 2019 | 19:24 WIB
Budhi Yuwono saat membuka acara penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran tahun 2019/lin Budhi Yuwono saat membuka acara penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran tahun 2019/lin

RIAU24.COM -  SIAK - Peran ibu sangat besar jika terjadi kebakaran di perumahan, karena para ibuibu lah yang pertama kali mengetahui terjadinya kebakaran.

Untuk itu melalui kegiatan penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran yang ditaja BPBD Siak tahun 2019 diharapkan menjadi pelopor sekembalinya nanti ke daerahnya masing masing.

"Kami berharap para delegasi dari masing-masing daerah yang hadir menjadi pelopor nantinya bagi masyarakat yang berada di lingkungan ibu," kata Asisten pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Siak Budhi Yuwono saat membuka acara penyuluhan pencegahan bahaya kebakaran tahun 2019, di Hotel Grand Royal Siak, Senin (15/04/2019).



BACA JUGA : Lima Habib Dijadwalkan Hadiri Haul Sultan Siak 2019

Lanjutnya, peristiwa kebakaran di permukiman penduduk, merupakan ancaman bagi keselamatan harta, benda, lingkungan bahkan nyawa manusia. Kebakaran yang terjadi di pemukiman salah satu penyebapnya arus pendek listrik dan api kompor.

"Diharapkan para relawan setelah mengikuti penyuluhan ini, ibu ibu sudah menetahui mencegah resiko kebakaran pada tempat tinggal kita masing masing, jadi kalau ada terjadi kebakaran atau api kecil tidak perlu teriak teriak, karena kita sudah baham bagai mana langkah mengatasinya,"ungkapnya.

Masih kata Budhi, melalui kegiatan ini di harapkan terciptanya relawan relawan kebakaran dari kaum wanita. Sesuai dengan dengan peraturan (fungsi gender) tentang kesamaan hak dan kewajiban di dalam pembinaan masyarakat.

"Karena itu lah kegiatan ini pesertanya di ambil dari ibu ibu mewakiki dari sejumlah kecamatan yang ada di kabupten Siak," terangnya.

Budhi juga mengapresiasi BPBD Siak yang telah melaksanakan kegiatan ini,  harapannya kegiatan ini di lakukan secara berkelanjutan. Saat ini di ketahui ada 69 Kampung di kabupaten Siak yang rawan Karhula.

"Kita harapkan dari 69 kampung tadi di penyuluhan ini ada yang mewakili, setelah usai dari pembekalan ini, para relawan nantinya dapat menyampaikan ilmu yang di dapat masyarakat dan tetangga setempat,"tandasnya.

Sementara itu Kepala BPBD Siak Syafrizal mengatakan, Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran ini di lakukan, agar semua Lapisan Masyarakat Wajib Pahami Mitigasi Bencana.

"Kegiatan ini kita lakukan upaya kita meningkatkan pengetahuan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat luas dan kesiagaan bagi masyarakat pemukiman,"ungkapnya.



BACA JUGA : Prabowo Terhitung Unggul Melawan Jokowi di Siak, Berikut Rekapitulasi Suaranya

Menurutnya, semakin tingginya pertumbuhan pembangunan, semakin tinggi tingkat resiko terhadap kebakaran hutan, lahan dan pemukiman. Yang berdamapak rusaknya ekosistem lingkungan serta harta benda.

Kegiatan yang berlangsung pada pagi, pesertanya berjumlah 150 orang, 75 orang peserta berasal dari Kelurahan dan Kampung yang ada di kabupaten Siak. Untuk narasumber berasal dari kementrian dalam negeri, serta perwakilan dari BPBD Pusat.***

 

R24/phi/lin

 

PenulisR24/lin


Loading...

loading...