riau24

Suara Banyak Yang Kurang, Ini Kata KPU Riau

Rabu, 17 April 2019 | 14:26 WIB
Nugroho Noto Susanto Nugroho Noto Susanto

RIAU24.COM -  Tingginya tingkat partispasi masyarakat dalam pemilu 2019 ini,  membuat surat suara di sebagian besar tempat pemungutan suara (TPS) kurang sehingga masyarakat Riau yang ingin menyalurkan hak suaranya merasa kecewa lantaran tidak bisa memilih. 



BACA JUGA : Ustaz Yusuf Mansur Unggah Foto UAS Bersama Aa Gym, Netizen Sebut Begini

Kordiv SDM KPU Riau Nugroho Noto Susanto kepada Riau 24.com membenarkan perihal kekurangan surat suara di sebagian besar tempat pemungutan suara (TPS). Menurutnya kurangnya surat suara itu disebabkan lantaran antusias masyarakat yang tinggi. 

"Saya bisa memahami banyaknya surat suara yang kurang. Hal ini karena, antusiasme masyarakat tinggi untuk nyoblos. Kurangya surat suara ini  juga karena  banyak yang tak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT). Sementara surat suara yang dilebihkan hanya 2 persen, jika ada 300 surat suara, maka hanya 6 lebihnya, " kata Nugroho

"Dan KPU, juga tidak berani mencetak surat suara melebihi aturan dari regulasi untuk menutupi kekurangan itu.  Jika satu TPS 300, maka KPU pasti hanya bisa cetak 306 surat suara. Jika kita mencetak lebih, maka itu juga melanggar ketentuan, " tandasnya. 

Ditanya apakah ini karena Suket atau E-KTP jadi membludak, akhirnya surat suara kurang, Nugroho tidak menapikanya  

"Bisa jadi begitu, sebab secara regulasi, bagi yang tak ada di DPT, sudah terwadahi di daftar pemilih khusus (DPK). Namun quota hanya 2 % kelebihan surat suara. Disiasati oleh SE 4 2019 bisa dicari ke TPS terdekat, ternyata TPS lain juga banyak pemilih DPK. Kondisi itu terjadi, karena banyak tak masuk di DPT. Jika masuk di DPT, maka pemilih akan terdistribusi ke banyak TPS di mana tiap TPS bisa ditampung maksimal 300 pemilih, " bebernya. 



BACA JUGA : Banyak Kecurangan, Mantan Pimpinan KPK Sebut Pemilu 2019 Terburuk Setelah Reformasi

Diakuinya pemilih DPK / KTP memang diketentuan akan difasilitasi jika ketersediaan surat suara masih ada. Tapi banyak masyarakat yang berangapan jika surat suara tersedia tidak masif, warga beranggapan pasti difasilitasi. 

"Jadi solusi harus dari Bawaslu RI dan KPU RI. Jika Bawaslu RI perintah kan cetak Sura bagi pemilih DPK, KPU akan laksanakan. Jika tidak, maka dengan menyesal pemilih DPK yang tak wadahi tak dapat memilih, " tuturnya. 

PenulisR24/riko


Loading...

loading...