Menu

Data C1 UKRI: Prabowo Unggul Telak 62,20%, Jokowi 35,9%

Riko 26 Apr 2019, 10:55
Prabowo - Sandi
Prabowo - Sandi

RIAU24.COM -  Lembaga pengetahuan dan teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) merilis hasil pilpres melalui penelitian penghitungan C1 plano di 8 ribu TPS yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. 

UKRI merupakan perguruan tinggi swasta yang berada di Bandung, Jawa Barat dan didirikan oleh keluarga besar Prabowo Subianto. 

Berdasarkan hasil penghitungan itu, pasangan capres 02 Prabowo-Sandi meraup 62,20 persen suara, sedangkan pasangan capres 01 Jokowi-Ma'ruf hanya memperoleh 35,90 persen suara. Adapun jumlah suara tidak sah mencapai 1,90 persen.

Direktur Lapitek UKRI Rohmanizar Setiadi mengatakan institusinya berhasil mengumpulkan C1 plano di 8 ribu TPS yang ada di seluruh Indonesia. Jika dipersentasekan dari total TPS yang ada di seluruh Indonesia, maka baru sekitar 1 persen. Jumlah TPS yang tersebar di seluruh Indonesia ada sebanyak 813.350.

"C1 plano paling banyak diperoleh di wilayah Indonesia bagian barat," kata Rohmanizar melansir dari Kumparan Kamis 25 April 2019.

Rohmanizar mengatakan Prabowo-Sandi unggul di 23 provinsi. Di antaranya Jawa Barat, Banten, Sumatera Barat, dan Aceh. Sementara itu, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di 11 provinsi. Di antaranya Bali, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.

Rohmanizar menyebut penelitiannya itu menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of errornya mencapai 2,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Rohmanizar mengatakan penelitiannya ini masih dilakukan di Indonesia bagian barat.

Untuk wilayah Indonesia bagian timur, Rohmanizar mengaku kesulitan memperoleh data C1 plano. "Kami menghadapi kesulitan teknis," sambung Rohmanizar.

Meski demikian, Rohmanizar menyatakan, penelitian yang melibatkan sebanyak 10 ribu relawan itu sudah bisa dianggap merepresentasikan hasil secara nasional.

"Kami lebih banyak mengambil C1 Plano dari wilayah barat, karena jumlah pemilih di pemilu ini kan paling banyak ada di wilayah barat. Jadi hasil ini bisa merepresentasikan hasil nasional," ujar Rohmanizar.