riau24

Tanpa Roda Depan, Pilot Ini Sukses Mendaratkan Pesawatnya

Senin, 13 Mei 2019 | 10:43 WIB
Begini kondisi pesawat Myanmar National Airlines beberapa saat setelah mendarat tanpa ronda depan. Foto: int/AFP Begini kondisi pesawat Myanmar National Airlines beberapa saat setelah mendarat tanpa ronda depan. Foto: int/AFP

RIAU24.COM -  Upaya keras yang dilakukan Kapten Myat Moe Aung, pilot pada maskapai Myanmar National Airlines ini, patut diacungi jempol. Ia berhasil mendaratkan pesawat berisi 89 penumpang yang dibawanya, meski tanpa menggunakan roda depan.   

Peristiwa ini terjadi di Bandara Mandalay, Myanmar. Seperti dilansir viva, Senin 13 Mei 2019, dengan usaha keras, Kapten Myat Moe Aung, berhasil mendaratkan pesawat Embraer 190 yang dipilotinya dengan selamat, meski tanpa roda depan.



BACA JUGA : Amerika Kerahkan Kapal Perang, Iran Klaim Punya Senjata Rahasia Untuk Tenggelamkan

Sebelum melakukan pendaratan darurat itu, sang pilot menerima laporan tentang adanya kendala teknis di pesawat. Karena itu, ia pun meminta pendaratan darurat di Bandara Mandalay.

Menurut keterangan dari pihak maskapai, sebelum mendarat, Kapten Myat Moe Aung sempat membawa pesawatnya berputar di atas bandara sebanyak dua kali. Hal itu dilakukan agar pengawas lalu lintas dapat melihat apakah roda depannya berhasil dikeluarkan.

Namun rodal tersebut tak kunjung keluar. Sehingga pendaratan darurat pun disiapkan.



BACA JUGA : Palestina Banjir Buah di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Netizen: Selalu Diberkahi

Video memperlihatkan hidung pesawat Embraer 190 menyentuh landasan, setelah sebelumnya sempat mengeluarkan asap. Pesawat juga sempat tergelincir selama 25 detik di landasan pacu sebelum akhirnya berhenti.

"Pilot itu melakukan pekerjaan dengan baik," ungkap Menteri Transportasi Myanmar, Win Khant, dilansir Reuters.

Menurut informasi dari media setempat, insiden ini merupakan kecelakaan penerbangan kedua di Myanmar pada minggu ini.

Pada Rabu lalu, sebuah pesawat komersial Biman Bangladesh Airlines tergelincir di landasan pacu ketika mendarat saat cuaca buruk di bandara internasional Yangon, yang melukai sedikitnya 17 orang. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...