riau24

Tak Hanya di Sumbar, Suara Jokowi Juga Kalah Jauh dari Caleg DPD di Aceh

Senin, 13 Mei 2019 | 11:03 WIB
Caleg DPD asal Aceh Sudirman alias Haji Uma, usai mencoblos dalam Pemilu 2019 lalu. Foto: int Caleg DPD asal Aceh Sudirman alias Haji Uma, usai mencoblos dalam Pemilu 2019 lalu. Foto: int

RIAU24.COM -  Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, saat ini telah menetapkan hasil perolehan suara Pemilu 2019. Penetapan dilakukan dalam rapat pleno rekapitulasi, Senin 13 Mei 2019 dini hari tadi, di Gedung DPR Aceh.

Untuk calon presiden, dari hasil rekapitulasi suara di 23 Kabupaten/kota di Aceh, calon presiden Nomor Urut 01 Jokowi-Ma’ruf memperoleh 404.188 suara. Sementara pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandi berjumlah 2.400.746 suara.

Yang cukup membuat kaget, jumlah suara yang diraih Jokowi tersebut, ternyata lebih rendah dari perolehan suara yang diraup calon DPD asal Aceh yaitu, Sudirman alias Haji Uma.



BACA JUGA : Jonru Unggah Foto Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Netizen: Pemimpin yang Dirindukan

Dalam Pemilu kali ini, caleg DPD petahana itu memperoleh 960.033 suara, atau dua kali lipat dari jumlah suara pasangan calon Presiden Jokowi-Ma’ruf.

Sebelumnya, kondisi serupa lebih dahulu terungkap di Provinsi Sumatera Barat. Di mana caleg DPD Emma Yohanna, sukses meraup 531.102 suara. Angka itu juga di atas raihan Jokowi-Ma'ruf, yang hanya mendulang 407.781 suara.

Untuk diketahui, Sudirman saat ini masih menjabat sebagai anggota DPD periode 2014-2019.

Waktu itu, dia terpilih setelah meraup 136.964 suara dari seluruh Aceh. Pada Pemilu kal ini, Sudirman yang terkenal lewat film komedi Aceh "Eumpang Breuh" ini kembali mencalonkan diri.

Untuk menarik perhatian pemilih, Haji Uma menggunakan pakaian sama persis ketika bermain film pada kertas suara. Yakni dengan menggunakan peci dan handuk hijau yang ditaruh di leher.



BACA JUGA : Jubir BPN: Mayoritas Pendukung Prabowo Tolak Pertemuan Dengan Jokowi

Komisioner KIP Aceh, Munawarsyah mengakui, suara terbanyak untuk calon DPD asal Aceh diraih Sudirman dan tiga Calon DPD yang memiliki suara terbanyak lainnya. Namun, pihaknya tidak berwenang untuk menetapkan pemenangnya.

“Biar KPU yang menetapkan,” ujarnya, dilansir viva. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...