riau24

Ini Pesan Bupati Harris kepada Penjual dan Pembeli Takjil di Pelalawan

Senin, 13 Mei 2019 | 15:57 WIB
Bupati Pelalawan HM Harris/ardi Bupati Pelalawan HM Harris/ardi

RIAU24.COM -  PELALAWAN - Menjamurnya jualan takjil untuk berbuka di Pangkalan Kerinci, tentu menjadi berkah tersendiri selama bulan Ramadhan ini. Memudahkan pembeli untuk mencari takjil untuk berbuka, dan menambah pendapatan untuk sang penjual.

Namun hal klasik tetap menjadi momok bagi warga pembeli. Yakni adanya kekawatiran dan ketakutan takjil yang dijual hampir disetiap sudut kota Pangkalan Kerinci ini, memakai pemanis, pewarna dan lainnya yang tidak terjamin secara medis.

Bupati Pelalawan HM Harris angkat bicara terkait hal ini. Harris menghimbau, warga pembeli mesti berhati-hati dalam membeli takjil.



BACA JUGA : Bersama Kapolres, Bupati Harris Pantau Harga Sembako di Pasar

"Lihat dan perhatian secara seksama, baru kemudian dibeli," katanya kepada Riau24.com, Senin (13/5/2019).

Kepada pihak penjual, Bupati Pelalawan HM Harris berharap agar tidak menjual makanan atau takjil berbuka puasa yang tidak sehat dikonsumsi.

"Kalau menggunakan bahan-bahan terlarang itu sama saja berbuat kejahatan terhadap saudara sendiri. Yang alami saja lah," pesannya.

Harris juga menekankan agar pihak terkait menjalankan kontrol dan pengawasan terhadap makanan takjil yang beredar saat ini di tengah masyarakat. Pihak terkait itu, adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan.***


R24/phi/ardi

PenulisR24/ardi


Loading...

loading...