riau24

Kedapatan Jual Miras di Bulan Ramadan, FPI Pekanbaru Geruduk Pujasera 88

Selasa, 14 Mei 2019 | 01:01 WIB
Ketua FPI Kota Pekanbaru Husni Thamrin saat berbincang dengan pemilik Pujasera 88, Senin (13/5/2019) malam. Ketua FPI Kota Pekanbaru Husni Thamrin saat berbincang dengan pemilik Pujasera 88, Senin (13/5/2019) malam.

RIAU24.COM - Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru menggeruduk Pujasera 88 Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Senin (13/5/2019) malam.

Kedatangan puluhan masa FPI ini, karena mendapati informasi bahwa di Pujasera 88 masih ada menjual minuman keras.

Sekitar pukul 23.00 WIB setelah melakukan maping di lokasi, puluhan anggota FPI bersama ketua FPI Kota Pekanbaru langsung masuk dan mendapati beberapa pengunjung tengah duduk santai sambil minum bir.



BACA JUGA : Perwako Tidak Atur THR Guru Honorer dan THL, Kadisdik Pekanbaru: Kita Ada Inisiatif

"Kita dapati pelaku usaha masih menjual bir, dengan tidak mengindahkan intruksi Walikota dan teguran yang diberikan dua hari lalu," ujarnya.

Ia sangat menyesalkan apa yang dilakukan pemilik usaha Pujasera 88 tersebut," kita hanya minta satu bulan dari sebelas bulan waktu mereka mencari uang, Hormatilah umat islam yang menjalani ibadah puasa," tegasnya.

Oleh karena itu, FPI mengambil tindakan tegas dengan menyuruh tempat usaha tersebut untuk tutup. Dan melaporkannya ke Walikota Pekanbaru karena tidak mengindahkan intruksi walikota No.377 tahun 2019.

Dan pelaku usaha pun diwajibkan berjanji dihadapan umum untuk menutup usahanya hingga mendapatkan izin dari Walikota Pekanbaru.



BACA JUGA : 17 Desa di Inhil Provinsi Riau Sukses Dialiri Listrik Oleh PLN pada Bulan Ramadhan Ini

Husni Thamrin mengatakan, itu dilakukan karena pelaku usaha hiburan malam tetap membandel. Padahal sebelumnya, Walikota Pekanbaru, Firdaus, telah memberikan surat edaran agar seluruh tempat hiburan malam tutup selama Ramadan.

“Beberapa hari yang lalu kita sudah sampaikan instruksi dari walikota, tapi sepertinya tidak dindahkan. Dari hari pertama puasa sampai hari ini, itu kita temukan rata-rata (tempat hiburan malam) masih buka dan menjual minuman keras,” pungkasnya.

PenulisR24/amri


Loading...

loading...