riau24

Setelah Jadi Jawara Liga Inggris, Sanksi Berat Justru Tengah Menanti Man City

Selasa, 14 Mei 2019 | 11:28 WIB
Skuad City merayakan keberhasilan menjadi jawara Liga Inggris musim 2018-2019. Foto: int Skuad City merayakan keberhasilan menjadi jawara Liga Inggris musim 2018-2019. Foto: int

RIAU24.COM -  Manchester City sukses meraih gelar jawara Liga Inggris musim 2018-2019. Dengan statusnya itu, seharusnya Si Biru berhak memegang satu tiket untuk berlaga di Liga Champions musim depan.

Namun yang terjadi saat ini, malah sebaliknya. City dikabarkan terancam tak bisa tampil di Liga Champions pada musim depan. Sansk itu akan diterapkan, jika terbukti bersalah melanggar aturan tentang Financial Fair Play (FFP).



BACA JUGA : Arsenal Dikabarkan Bakal Boyong Pemain Muslim Ini Dari Ajax Amsterdam

Untuk diketahui, City saat ini masih berada dalam penyelidikan UEFA, terkait kasus mengakali dana sponsor. Disebutkan, beberapa dana sponsor klub itu disinyalir berasal dari uang pribadi sang pemilik klub, Sheikh Mansour.

Penyelidikan ini bermula dari sebuah artikel yang diterbitkan media Jerman, Der Spigel, beberapa waktu lalu. Dalam artikel tersebut, dibeberkan berapa email terkait keuangan klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut.

Termasuk terkait asal usul uang sebesar 59,5 juta poundsterling yang sebelumnya disebut berasal dari sponsor utama City, Etihad. Dana tersebut disebutkan sebenarnya berasal dari kantong pribadi Sheikh Mansour.

Dana tersebut disinyalir digunakan City untuk membeli Riyad Mahrez dari Leicester City, senilai 60 juta poundsterling pada musim ini.



BACA JUGA : Barcelona Tumbang di Tangan Valencia, Mimpi Raih Piala Copa del Rey Melayang

Dilansir The New York Times, keputusan mengenai sanksi untuk klub yang kini diasuh Pep Guardiola disebut bakal dilakukan pekan ini atau pekan mendatang. Namun sejauh ini, belum diketahui secara pasti, hukuman apa yang bakal dijatuhkan UEFA.

Namun pada Februari lalu, pihak UEFA sempat mengungkapkan bahwa City terancam hukuman larangan tampil di Liga Champions jika terbukti bersalah atas kasus ini, dilansir detik, 14 Mei 2019. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...