riau24

Prabowo Subianto Tegaskan Tidak Mau Berkompromi Dengan Hasil Pemilu Curang

Selasa, 14 Mei 2019 | 19:13 WIB
Prabowo Subianto saat menyapa warga (foto/int) Prabowo Subianto saat menyapa warga (foto/int)

RIAU24.COM - Selasa 14 Mei 2019, Capres 02, Prabowo Subianto kembali menegaskan tidak akan kompromi dengan hasil Pemilu yang banyak kecurangan. Pidato politiknya itu disampaikan Prabowo Subianto dalam simposium nasional tentang klaim kecurangan Pemilu 2019.



BACA JUGA : Jonru Unggah Foto Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Netizen: Pemimpin yang Dirindukan

Seperti dilansir dari Detik, mantan Danjen Kopassus ini tegaskan tidak akan menerima hasil rekapitulasi Pemilu 2019. "Jelas, sikap saya akan menolak hasil penghitungan pemilihan yang curang," tegas Prabowo Subianto di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Selasa (14 Mei 2019).



BACA JUGA : Jubir BPN: Mayoritas Pendukung Prabowo Tolak Pertemuan Dengan Jokowi

Lalu Prabowo Subianto mengajak kepada semua pendukungnya menegakkan keadilan dan kebenaran demi keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia. 

Sementara itu, ahli ekonomi Rizal Ramli yang turut hadir sampaikan dugaan kecurangan Pemilu 2019 yang menyebabkan kerugian bagi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Tahun 2014 sebenarnya ada kecurangan. Memang skalanya relatif kecil. Tapi tetap kecurangan. Pak Prabowo waktu itu legawa berbesar hati tidak mau ramai, tidak mau protes, nerimo. Tapi kali ini skala kecurangannya luar biasa," ujar Rizal Ramli di Hotel Grand Sahid Jaya.

Rizal Ramli bahkan menyebut kecurangan sudah terjadi sebelum Pilpres 2019 dimulai. Rizal Ramli bahkan menyinggung adanya daftar pemilih palsu atau pemilih siluman yang mencapai 16,5 juta.

"Sebelum pilpres, pada saat pilpres, dan setelah pilpres. Yang paling signifikan adalah daftar pemilih palsu atau abal-abal yang jumlahnya 16,5 juta," kata Rizal Ramli. (Sumber: Detik)

PenulisR24/riki


Loading...

loading...