riau24

Ternyata Virus Cacar Monyet Bisa Dicegah, Ini Cara-Caranya

Rabu, 15 Mei 2019 | 12:12 WIB
Foto ilustrasi (internet) Foto ilustrasi (internet)

RIAU24.COM - Kasus yang menghebohkan saat ini Monkeypox atau Cacar Monyet yang ditemukan di Singapura, membuat Indonesia mulai meningkatkan pengawasan di pintu masuk bandara.

Peningkatan ini dilakukan dengan memasang alat Thermal untuk mendeteksi, adanya penumpang dari Singapura yang terpapar virus baru ini.

Kasus ini dikhawatirkan dapat menyebar hingga ke Indonesia, terutama wilayah yang bertetangga dengan negeri Singa seperti Batam, Kepulauan Riau. 

Dilansir dari Cnnindonesia, ada cara pencegahan agar masyarakat tidak terpapar cacar monyet. Yakni dengan dengan perilaku hidup bersih dan sehat. 

Untuk diketahui, Cacar monyet  disebabkan oleh infeksi virus Orthopoxvirus. Penyakit ini menular karena kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada kulit atau mukosa dari hewan yang tertular virus seperti monyet, tikus gambia, dan tupai.

Penularan virus ini juga dapat melalui konsumsi daging hewan yang terkontaminasi virus tersebut dan penularan dari manusia ke manusia sangat jarang terjadi.



BACA JUGA : Menantu Unggah Tasbih Kesayangan Ustaz Arifin Ilham, Netizen Bilang Ini

Berikut ini cara mencegah agar tidak terkena virus cacar monyet berdasarkan surat dari Kementerian Kesehatan Indonesia : 

1. Cuci tangan dengan sabun 

2. Menghindari kontak langsung dengan tikus atau primata 

3. Membatasi paparan langsung dengan darah atau daging yang tidak dimasak dengan baik 

4. Menghindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi atau material yang terkontaminasi 

5. Menghindari kontak dengan hewan liar atau mengonsumsi daging yang diburu dari hewan liar.



BACA JUGA : Serang Petugas Medis, MER-C Akan Laporkan Polri ke Mahkamah Internasional

Bagi orang yang baru kembali dari wilayah terjangkit cacar monyet seperti Afrika Tengah dan Barat, disarankan untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan. 

Bila dalam waktu kurang dari tiga pekan setelah kembali dari wilayah tersebut dan mengalami gejala berupa demam tinggi, pembesaran kelenjar getah bening, dan ruam di kulit, segera informasikan ke petugas kesehatan dan memberi tahu riwayat perjalanan. 

Petugas kesehatan juga diminta untuk selalu menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker saat menangani pasien atau hewan yang sakit.

 

Sumber : cnnindonesia.com

PenulisR24/amri


Loading...

loading...

Terpopuler