riau24

Robertus yang Plesetkan Mars TNI Melarikan Diri ke Australia

Rabu, 15 Mei 2019 | 14:51 WIB
Robertus Robet Robertus Robet

RIAU24.COM -  Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Robertus Robet yang sempat ditahan polisi atas tuduhan menghina Tentara Nasional Indonesia (TNI) melarikan diri ke Australia bersama keluarganya.



BACA JUGA : Marak Penangkapan Jelang Aksi 22 Mei, Fahri Ingatkan Rakyat Bakal Melawan Balik

Robertus, yang secara teratur berkolaborasi dengan para peneliti University of Melbourne, mengatakan dia datang ke Australia karena mengkhawatirkan keselamatan keluarganya setelah mendapat ancaman secara online."Siapa pun yang memenangkan pemilihan (presiden), demokrasi sudah mengalami kemunduran," katanya.

Robertus, yang juga anggota dewan Amnesty International Indonesia tersebut, terbang ke Melbourne sehari setelah dia ditahan sebentar oleh polisi pada awal Maret. "Sebenarnya, saya ingin kembali sesegera mungkin.Tapi saya sedang menunggu hasil akhir dari pemilihan presiden ini."katanya kepada ABC, yang dilansir Rabu 15 Mei 2019.

Robertus diduga memelesetkan mars Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) kini bernama TNI saat aksi Kamisan di depan Istana. Robertus sempat ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan menghina penguasa atau badan umum RI.



BACA JUGA : Jubir BPN: Habis Tarawih Prabowo Jenguk dan Bawa Makanan Untuk Lieus Sungkharisma

Robertus dianggap melanggar hukum pidana dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang masing-masing hukumannya adalah 18 bulan dan enam tahun penjara.


Sumber: Sindonews

 

PenulisR24/riko


Loading...

loading...