riau24

Satu Dari Lima Orang Indonesia Tidak Percaya Dengan Perubahan Iklim

Rabu, 15 Mei 2019 | 16:30 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  Sebuah survei mengungkapkan bahwa 18 persen orang Indonesia tidak percaya aktivitas manusia menyebabkan perubahan iklim, sementara 6 persen lainnya percaya bahwa iklim tidak berubah sama sekali.

Indonesia memiliki persentase penyangkal perubahan iklim tertinggi di antara 23 negara yang disurvei dalam sebuah penelitian yang dilakukan dari 28 Februari hingga 26 Maret oleh opini publik global dan perusahaan data YouGov.

Seperempat orang Indonesia mengatakan manusia bertanggung jawab atas perubahan iklim, sementara 29 persen percaya faktor lain juga berperan. 21 persen responden lainnya menjawab dengan mengatakan mereka tidak tahu.

Delapan persen orang Indonesia mengatakan pemanasan global yang dipicu manusia adalah tipuan dan bagian dari teori konspirasi.

Arab Saudi adalah negara yang kedua setelah Indonesia dengan 16 persen orang yang tidak percaya bahwa manusia berkontribusi terhadap perubahan iklim, diikuti oleh Amerika Serikat (13 persen), Afrika Selatan (11 persen), Meksiko (10 persen) dan Mesir (10 persen) .

Namun, orang Indonesia menganggap penting untuk membeli produk buatan lokal alih-alih barang impor (87 persen), serta produk etis atau ramah lingkungan (92 persen).

Sebagai perbandingan, Italia, yang memiliki 48 persen responden mengatakan bahwa manusia terutama bertanggung jawab atas perubahan iklim, memiliki lebih sedikit orang yang mengatakan bahwa penting untuk membeli produk lokal (80 persen) dan produk ramah lingkungan (79 persen).

The Guardian, yang secara eksklusif menerbitkan data YouGov, mencatat bahwa "mayoritas orang di seluruh dunia berpikir bahwa perubahan iklim sedang terjadi dan itu semua atau sebagian karena tindakan manusia".

 

 

 

R24/DEV

PenulisR24/dev


Loading...

loading...