riau24

Titik Kumpul di Masjid An-Nur, Besok 20 Ribu Massa Akan Gelar Aksi Menolak Kecurangan Pemilu dan Kriminalisasi Ulama

Kamis, 16 Mei 2019 | 11:59 WIB
Aksi tolak pemilu curang di kantor Bawaslu RI Aksi tolak pemilu curang di kantor Bawaslu RI

RIAU24.COM -  Sebanyak 20 Ribu massa yang tergabung dalam Ormas Islam,  Relawan Capres 02 dan elemen masyarakat akan menggelar aksi damai tolak melawan zaliman di tugu perjuangan dan Zapin Pekanbaru.  Jumat 17 Mei 2019.



BACA JUGA : PUPR Sebut Pembangunan Kejati Dilanjutkan, Mapolda Riau Tunggu Arahan Gubernur

Menurut Masril selaku seksi humas, publikasi dan media mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyikapi kecurangan pemilu dan kriminalisasi ulama ustadz Bachtiar Nasir dan Ustadz Abdul Somad. 

"titik kumpul kita besok di Masjid raya An-Nur Pekanbaru setelah shalat Jumat kita langsung long march menuju tugu pahlawan dan tugu Zapin Pekanbaru, " kata Masri. Kamis 16 Mei 2019.

Ditempat terpisah ulama terkemuka Riau Mustafa Umar,  terkait aksi ini mengaku belum tahu,  namun dirinya tidak mempermasalahkan akan aksi ini di selagi tidak melanggar hukum dan aturanya itu tidak masalah. 

"ini kan negara Demokrasi, selagi tidak melanggar hukum dan aturah sah-sah saja, apalagi demontrasi itu untuk nasehat dan peringatan bagus ya gak apa-apa, " ujarnya. 



BACA JUGA : Wisuda 1.022 Ahli Madya, Sarjana dan Magister, Rektor UIR Bangga Alumni Banyak Pegang Jabatan Penting

Soal pemilu ada kecurangan, dosen UIN itu tidak menanpiknya ada kecurangan terjadi dan menurutnya semua orang sudah tahu akan hal itu. Cuman saat ini dirinya hanya himbauan kepada yang melakukan kecurangan untuk menghentikannya. 

"jadi sekarang ini waktunya menghentikan kecurangan itu.  jangan nunggu sampai deadline,  nanti ketika berakhir deadline terjadi ketentuan Allah semua kita akan jadi diam, "katanya. 

Pimpinan Tafaqquh itu juga sangat menyayangkan penetapan Bahtiar Nasir oleh polisi yang kasusnya sudah lama kembali diungkit oleh pihak yang berkepentingan. 

PenulisR24/riko


Loading...

loading...

Terpopuler