riau24

Mustafa Umar Soal Aksi Tolak Pemilu Curang Besok: Sah Saja Asalkan Tidak Melanggar Hukum

Kamis, 16 Mei 2019 | 12:24 WIB
Ustaz Mustafa Umar Ustaz Mustafa Umar

RIAU24.COM -  Ulama terkemuka Riau Dr. Mustafa Umar mengaku tidak tahu akan adanya aksi tolak pemilu curang dan kriminalisasi ulama yang diikuti 20 ribu massa di Masjid Raya An-Nur Pekanbaru. Jumat 17 Mei 2019. Kendatipun dirinya tidak mempermasalahkan akan adanya aksi itu sepanjang tidak melanggar hukum dan aturan yang ada. 

"ini kan negara Demokrasi, selagi tidak melanggar hukum dan aturah sah-sah saja, apalagi demontrasi itu untuk nasehat dan peringatan bagus ya gak apa-apa, "ujar Mustafa Umar saat dijumpai Riau 24.com di DPRD Riau. Rabu 15 Mei 2019 kemarin. 



BACA JUGA : Syamsuar Sebut Belum Ada ASN Minta Izin Ikuti Aksi 22 Mei

Soal pemilu ada kecurangan, dosen UIN itu tidak menanpiknya ada kecurangan terjadi dan menurutnya semua orang sudah tahu akan hal itu. Cuman saat ini dirinya hanya himbauan kepada yang melakukan kecurangan untuk menghentikannya. 

"jadi sekarang ini waktunya menghentikan kecurangan itu.  jangan nunggu sampai deadline,  nanti ketika berakhir deadline terjadi ketentuan Allah semua kita akan jadi diam, "katanya. 

Pimpinan Tafaqquh itu juga sangat menyayangkan penetapan Bahtiar Nasir oleh polisi yang kasusnya sudah lama kembali diungkit oleh pihak yang berkepentingan. 

Diberitakan sebelumnya 20 Ribu massa yang tergabung dalam Ormas Islam,  Relawan Capres 02 dan elemen masyarakat akan menggelar aksi damai tolak melawan zaliman di tugu perjuangan dan Zapin Pekanbaru.  Jumat 17 Mei 2019.



BACA JUGA : Buka Bersama Pimpinan Media, Rektor Ungkap Target yang akan Diraih UIR Tahun Ini

Menurut Masril selaku seksi humas, publikasi dan media mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyikapi kecurangan pemilu dan kriminalisasi ulama ustadz Bachtiar Nasir dan Ustadz Abdul Somad. 

"titik kumpul kita besok di Masjid raya An-Nur Pekanbaru setelah shalat Jumat kita langsung long march menuju tugu pahlawan dan tugu Zapin Pekanbaru, " kata Masri. Kamis 16 Mei 2019.

 

PenulisR24/riko


Loading...

loading...