riau24

Soal Rusuh 22 Mei, Anies Baswedan: Jangan Saling Tuduh

Sabtu, 25 Mei 2019 | 23:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk salah seorang korban luka dalam rusuh 22 Mei kemarin. Foto: int Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjenguk salah seorang korban luka dalam rusuh 22 Mei kemarin. Foto: int

RIAU24.COM -  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengingatkan semua pihak untuk tak menyebarkan informasi bohong alias hoaks, terkait rusuh pada 22 Mei 2019 kemarin. Semua pihaknya diminta berpikir bijak menyikapi suatu peristiwa. Bukan justru saling tuduh dan saling menyalahi.

Dia juga menepis tudingan sejumlah pihak bahwa Anies pro terhadap para pendemo saja dalam menyikapi aksi 22 Mei.



BACA JUGA : Karena Keponakan Mahfud MD, Moeldoko Juga Bersuara Tentang Kecurangan Bagian Demokrasi

"Di media banyak yang mengadu, mengadu antara TNI dan polisi, antara Pemprov dengan Polisi. Jangan. Ini dalam situasi, di mana harus bersatu. Kita bersatu, karena kita menghadapi musuh yang sama, para perusuh itu," ujarnya, Sabtu 25 Mei 2019.

Dikatakan, pihaknya tak melarang warga untuk melakukan aksi, guna menyampaikan aspirasinya. Baik terkait Pilpres maupun Pileg. Namun, ia mengimbau semua harus disampaikan dengan tertib dan sesuai peraturan yang ada.



BACA JUGA : Buntut Kesaksian Keponakan Mahfud MD di MK, Mendagri Pun Akhirnya Beri Klarifikasi

"Perusuh-perusuh itu tak punya ruang di sini, berulang kali saya katakan, bahwa Jakarta adalah rumah untuk orang berkegiatan baik-baik. Termasuk bernegara, ketika menyampaikan aspirasi, maka Jakarta harus menjadi Ibu kota, tuan rumah bagi semua," tegasnya, dilansir viva. 

Dia menegaskan, Pemprov DKI akan kerja sama dengan semua stakeholder guna mencegah terulangnya kericuhan di Jakarta.

"Anda mau datang melakukan kerusuhan, maka Anda akan berhadapan dengan saya, Pemprov, Kepolisian, TNI, dan kami di Forkopimda solid berkomunikasi dan bekerja sama terus," tegasnya lagi. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...