riau24

AHY Datangi Megawati, Pengamat Sebut Demokrat Seakan Ada dan Tiada di Koalisi

Jumat, 07 Juni 2019 | 09:32 WIB
Pertemuan Kogasma Partai Demokrat AHY dan Ibas dengan Ketum PDIP Megawati belum lama ini Pertemuan Kogasma Partai Demokrat AHY dan Ibas dengan Ketum PDIP Megawati belum lama ini

RIAU24.COM - Kehadiran Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang bertemu Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi, bisa jadi tidak hanya silahturahmi melainkan sebagai langkah konsolidasi partai Demokrat pasca Pemilu 2019.

"Langkah-langkah AHY bertemu dengan Jokowi pascapemungutan suara 17 April lalu sampai sekarang, lebaran pertama ke istana tidak lagi bisa dibaca sekadar langkah rekonsiliasi politik. Langkah-langkah itu sebaiknya dibaca dalam langkah konsolidasi politik Partai Demokrat pascapilpres," terang Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti dilansir dari Rmol.id, Kamis 6 Juni 2019.


BACA JUGA : Wasekjen PAN Buat Video Prabowo Tak Akan Menang di MK, BPN Sebut Faldo Sok Ngerti Hukum

Dia menambahkan, pertemuan itu bisa disebut sebagi langkah konsolidasi karena keberadaan Partai Demokrat di koalisi Badan Pemenangan Pemilu (BPN) Prabowo-Sandi seperti ada dan tiada.

Untuk menjaga marwah demokrasi, lanjut Ray, berbagai langkah akan dilakukan Demokrat untuk menjaga kestabilan partai berlambang Mercy ini.


BACA JUGA : Demokrat Makin Panas, Giliran Andi Arief 'Serang' Max Sopacua, Ini Katanya

"Posisi Demokrat di koalisi bukanlah partai yang menentukan. Sejauh yang kita lihat, posisi Demokrat di dalam koalisi memang seperti ada dan tiada. Oleh karena itu, pertemuan berulang AHY dengan Jokowi tidak mewakili politik rekonsiliatif koalisi Prabowo dengan koalisi Jokowi," jelasnya.

"Dan faktanya memang berbagai langkah itu malah dikritik oleh partai koalisi Prabowo," demikian Ray.

PenulisR24/ibl


Loading...

loading...