riau24

Gus Ulil Salut Menag Malaysia Kritik Cara Dakwah Zakir Naik, Netizen Sebut Ini

Jumat, 07 Juni 2019 | 15:57 WIB
Ulil Abshar Abdalla komentari Menteri Agama Malaysia mengkritik cara dakwah Ustaz Zakir Naik (foto/int) Ulil Abshar Abdalla komentari Menteri Agama Malaysia mengkritik cara dakwah Ustaz Zakir Naik (foto/int)

RIAU24.COM - Jumat 7 Juni 2019, Ulil Abshar Abdalla atau biasa disapa Gus Ulil mengomentari berita Menteri Agama Malaysia yang soroti cara dakwah Zakir Naik. Seperti diketahui Zakir Naik saat ini tinggal Malaysia.



BACA JUGA : Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Indonesia Kurang Baik, Netizen Langsung Bilang Ini

"Salut pada Menteri Agama Malaysia, Mujahid Yusof, yg mengkritik dengan terus terang cara dakwah ala Zakir Naik yang sekarang tinggal di negerinya itu. Metode debat dan apologetika ala Naik sering menimbulkan ketegangan dg umat agama lain," cuit @ulil di twitter sambil menautkan artikel yang berjudul "Menteri Agama Malaysia: Tak ada Tempat bagi Islam Salafi di Kuala Lumpur" Jumat (7 Juni 2019).



BACA JUGA : Ayah Raja Juli Antoni Meninggal, Guntur Romli dan Warganet Sampaikan Turut Berduka

Langsung saja cuitan Ulil Abshar Abdalla atau disapa Gus Ulil itu dikomentari netizen atau warganet. @c_negara: "Islam yg rahmatan lil alamin aja. Gak usah ditambahin, gak perlu dikurangin."

@mad_rojak: "Maaf, Gus, dengan statemen "Tak ada tempat bagi Islam Salafi di Kuala Lumpur", apa tidak khawatir menimbulkan gejolak jika yang disebut nama kelompoknya, alih-alih ideologi takfirinya?"

@Bimatmojo_: "Metode Zakir Naik kurang pas apalagi diterapkan di indonesia. Laa ikraha fiddin. Tidak ada paksaan didalam agama."

@Itang_Makatita: "Kajian perbandingan antar agama kan hal yg biasa. Mreka yg tdk bisa mnerima ini biasanya krna tdk punya argumen yg kuat. Zakir Naik mempunyai metode ceramah sperti bgini, dan tdk pernah ada kerusuhan atau aksi terorisme akibat dr ceramah Zakir naik (selain dr kampanye busuk India)."

@badroel_moenir: "Bukan hanya Salafy Takfiri dan Zakir Naik yang tidak diberi tempat di Malaysia. Tapi JIL nya sampean, Syiah nya temennya sampean, Ahmadiyah nya sahabat-sahabat sampean juga tidak ada tempat dan ruang sedikitpun di Malaysia."

@jangger_ryan: "Apa jadinya kalo tinggal di Indonesia yaa."

@laksitamochtar: "Gak pernah suka metode Zakir Naik, kurang kerjaan amat ngurusin agama orang lalu membesar-besarkannya."

PenulisR24/riki


Loading...

loading...