riau24

Tak Mempan Dengan Ancaman Militer, AS Hancurkan Iran Dengan Cara Ini

Sabtu, 08 Juni 2019 | 17:32 WIB
Foto (internet) Foto (internet)

RIAU24.COM -  Tidak mempan dengan ancaman Militer,  Amerika Serikat (AS)  terus mencari cara bagaiamana menghancurkan Iran dengan sistem nuklirnya. Adapun cara lain yang dilakukan ialah menjatuhkan sanksi baru yaitu menarget industri petrokimia Iran, termasuk Perusahaan Industri Petrokimia Teluk Persia (PGPIC), perusahaan petrokimia terbesar di negara itu.



BACA JUGA : Ulang Tahun ke-73, Donald Trump Habiskan Rp14 Miliar Pasang Iklan di Medsos

Demikian disampaikan Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) yang mengumumkan, bahwa mereka telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran.

PGIPC adalah penyokong utama Khatam al-Anbiya Konstruksi, yang merupakan cabang teknik Garda Revolusi Iran (IRGC), pasukan elit militer Iran yang bertanggung jawab atas rudal balistik negara itu dan program nuklir.

Menurut Kementerian Keuangan AS, Kementerian Perminyakan Iran telah memberi Khatam al-Anbiya 10 proyek berbeda dalam industri petrokimia dan minyak yang berjumlah USD 22 miliar.

"Dengan menargetkan jaringan ini, kami bermaksud untuk menutup pendanaan untuk elemen-elemen kunci dari sektor petrokimia Iran yang memberikan dukungan kepada IRGC," kata Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sindonews mengutip Anadolu Agency pada Sabtu 8 Mei 2019 



BACA JUGA : Dukung Asosiasi Sepak Bola Israel, Merek Olahraga Puma Diboikot Aktivis Kemanusiaan Dunia

Sanksi ini juga menargetkan 39 anak perusahaan perusahaan, yang bersama-sama dengan perusahaan tersebut memegang 40% dari total produksi petrokimia negara dan mengekspor 50% dari produk petrokimia Iran.

Selain itu, sanksi ini turut menargetkan sejumlah entitas yang berbasis di Inggris, Filipina, dan Uni Emirat Arab (UEA) karena dimiliki oleh atau memiliki hubungan dengan PGPIC.

 

PenulisR24/riko


Loading...

loading...