riau24

Banyak Penumpang Yang Sudah Punya Tiket Tak Bisa Berangkat

Minggu, 09 Juni 2019 | 10:45 WIB
Penumpang kapal saat istirahat di kursi pelabuhan saat mengantre Sabtu, 8 Juni 2019/mad Penumpang kapal saat istirahat di kursi pelabuhan saat mengantre Sabtu, 8 Juni 2019/mad

RIAU24.COM -  SELATPANJANG - Kepadatan penumpang kapal dalam arus balik libur Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah di Pelabuhan Tanjung Harapan,  Selatpanjang,  sudah mulai terjadi Sabtu,  8 Juni 2019.

Ribuan warga mengantre untuk masuk ke kapal. Bahkan, ada sejumlah penumpang yang sudah memegang tiket,  batal berangkat karena kapal sudah penuh.

Seperti yang diakui Zulkhaidir saat ditemui di pelabuhan.  Setelah membeli tiket Kapal Kurnia tujuan Buton, bersama Istri dan dua anaknya ia mengantre untuk naik ke kapal. Namun setelah menunggu lebih kurang 2 jam, ia bersama penumpang lainnya dinyatakan tak bisa naik ke kapal karena sudah penuh.



BACA JUGA : Jika Tak Taat Pajak, DPRD Akan Panggil PT NSP

Oleh petugas yang menjaga pintu keluar pelabuhan,  Zul diminta untuk menukarkan tiket kepada agen. Sehingga uangnya bisa kembali. Zul langsung kecewa.

"Kalau memang tak bisa naik kapal,  kenapa tiket masih dijual.  Kami juga sampai dibentak-bentak di pelabuhan, " ujarnya.

Zul yang kini tinggal di Pekanbaru mengaku setiap tahun selalu pulang ke Selatpanjang saat libur Lebaran Idul Fitri.  Namun,  baru tahun ini batal berangkat.

"Awalnya,  kami berencana naik kapal Dumai Ekspress tujuan Buton.  Karena tiketnya sudah habis,  kami membeli tiket Speed Boat Kurnia yang katanya masih bisa muat.  Tapi ternyata saat kapal tiba,  tiba-tiba hanya sebagian saja yang bisa naik.  Sebagian lagi,  disuruh balik kanan oleh petugas dan diminta mengembalikan tiket," ceritanya.



BACA JUGA : PT NSP Tak Bayar Pajak ke Daerah

Nasib serupa juga dialami oleh Pendi. Ia juga diminta mengembalikan tiket yang sudah dibelinya,  karena tak bisa berangkat. Padahal ia sudah menunggu selama satu jam lebih untuk bisa naik ke kapal.

"Tak jadi berangkat.  Kata mereka (petugas),  kapal sudah penuh, " terang Pendi. ***

 

R24/mad

 

PenulisR24/mad


Loading...

loading...

Terpopuler