riau24

Sekda Bengkalis: Tingkat Kehadiran ASN Sangat Baik Capai 99,80 Persen

Senin, 10 Juni 2019 | 14:38 WIB
Sekda Bengkalis bersama Kepal BKPP Bengkalis mengecek absensi pegawai/hari Sekda Bengkalis bersama Kepal BKPP Bengkalis mengecek absensi pegawai/hari

RIAU24.COM -  BENGKALIS - Dari pantauan media, Senin 10 Juni 2019 seluruh aktivitas baik instansi vertikal maupun instansi daerah sudah kembali normal.

Seperti terlihat di Kabupaten Bengkalis pada Senin bertempat di halaman kantor Bupati Bengkalis hari pertama masuk di awali dengan apel gabungan baik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer, saat itu apel di pimpin Sekda Bengkalis H.Bustami HY.

Apel hari ini berbeda dengan hari biasa karena terlihat limpah ruahnya ASN dan tenaga honorer, biasanya barisan jauh dari batas tiang bendera, namun apel hari ini hanya tersisa 1 atau 2 meter barisan dari tiang bendera, belum lagi yang berada di luar pagar.



BACA JUGA : Molornya Penyeberangan Kapal RoRo Mendapat Tanggapan Serius Anggota Dewan Bengkalis

Untuk mengetahui tingkat kehadiran pegawai ketika di konfirmasi dengan Sekda Bengkalis H. Bustami menyebutkan bahwa tingkat kehadiran dinilai sangat baik karena mencapai 99,80 persen, Sekda juga mengakui apel pagi ini tak pernah dijumpai pada hari biasanya.

"Kalau dilihat dari tingkat kehadiran cukup tinggi dari 2058 ASN di Kabupaten Bengkalis yang bertugas di OPD (organisasi perangkat daerah-red) yang hadir sekitar 2054 orang artinya ada sekitar 4 orang yang tidak hadir dengan alasan ada orang tuanya sakit dan ada yang kemalangan serta ada yang Dinas bersama Bupati di Kecamatan Mandau ," ungkap Bustami saat diwawancarai sejumlah wartawan usai pelaksanaan apel.

Sekda menyebutkan tingkat kehadiran sudah cukup bagus dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala OPD dan seluruh ASN yang telah mengikuti himbauan dari pimpinan.



BACA JUGA : Kasus Penceraian Melibatkan ASN di Pemkab Bengkalis Meningkat

"Saya menyampaikan ucapan terimakasih kasih kepada Kepala OPD dan ASN yang telah mengikuti himbauan pimpinan,"ungkapnya lagi.

Lanjut Sekda lagi bagi ASN yang tidak hadir tanpa keterangan akan di berikan sangsi dan ini masih kewenangan kepala OPD nya memberikan sangsi.

"Paling lambat sudah di laporkan ke kita paling lambat tanggal 10 Juli bagi yang sudah di beri sangsi tadi karena pada 10 Juli itu semua pejabat pembina kepegawaian sudah melaporkan kepada Menpan RB," pungkas Bustami.***


R24/hari

 

 

PenulisR24/hari


Loading...

loading...