riau24

Penghitungan Situng Belum Sampai 100 Persen, KPU Akui Ada Kesalahan

Selasa, 11 Juni 2019 | 09:48 WIB
Ilham Saputra Ilham Saputra

RIAU24.COM -  Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengakui ada kesalahan yang menyebabkan penginputan data di sistem informasi penghitungan (situng) sampai saat ini belum mencapai 100 persen secara nasional. Kesalahan petugas menjadi alasan belum tercapainya. Kendatipun Ilham akan mengupayakan hasil input situng nanti bisa mencapai 99 persen secara nasional.  



BACA JUGA : Wasekjen PAN Buat Video Prabowo Tak Akan Menang di MK, BPN Sebut Faldo Sok Ngerti Hukum

"Kami tidak menutup mata bahwa petugas kami salah mengartikan bahwa C1 situng itu salah dimasukkan ke kotak sehingga kami kemudian harus meminta kepada bawaslu untuk buka kotak (kotak suara),"sebut Ilham melansir dari Republika Senin 10 Mei 2019 kemarin. 

Yang dimaksud Ilham adalah petugas sudah memasukkan formulir C1 untuk situng ke dalam kotak suara sebelum formulir itu dipindai atau scan. Ilham mengakui, kondisi seperti itu cukup banyak terjadi.  

Lebih lanjut, dia menuturkan jika ada beberapa faktor yang menyebabkan salah memasukkan C1 itu. "Mungkin supervisi kurang, atau pemahaman KPPS kurang. Mereka  mungkin tidak perhitungkan soal itu (C1 harus dipindai dulu)," lanjut dia.  

Dia menjelaskan, saat ini input situng secara nasional mencapai 97 persen lebih. "Maka masih ada (kekurangan) sekitar 2,5 persen-3 persen. Nah, mayoritas dari jumlah yang kurang itu disebabkan karena kondisi salah memasukkan tadi, "katanya.

KPU tetap berupaya untuk menyelesaikan input data situng hingga 99 persen. Ilham mengakui tidak bisa melakukan input data hingga 100 persen. 



BACA JUGA : Demokrat Makin Panas, Giliran Andi Arief 'Serang' Max Sopacua, Ini Katanya

Sebab, di dua provinsi yakni Papua dan Papua Barat saat ini input data situng masih minim. Selain terkendala jaringan internet,sejak 2014 kondisi input data situng untuk Papua dan Papua Barat memang banyak kendala.  

"Di Papua dan Papua Barat yang masih banyak bolongnya. Ya kita tidak bisa berharap di kedua provinsi ini. Pengalaman pada 2014 lalu, kedua provinsi ini ada 98 persen saja hasil situngnya. Maka tahun ini kami berupaya untuk mencapai ya kurang lebih segitu ya.  Kalau secara keseluruhan target kami situng sampai 99 persen, tanpa berharap dari Papua dan Papua Barat," tandas Ilham. 

PenulisR24/riko


Loading...

loading...