riau24

Kadernya Diduga Jadi Donatur Pembunuhan 4 Tokoh, Begini Komentar Sekjen PPP

Rabu, 12 Juni 2019 | 08:31 WIB
Arsip Sani/foto:okezone Arsip Sani/foto:okezone

RIAU24.COM -  JAKARTA - Salah seorang kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Habil Marati disebut-sebut menjadi penyalur uang atau donatur kepada eksekutor untuk membunuh beberapa tokoh nasional.

Menanggapi informasi tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP, Arsul Sani menegaskan, pihaknya tidak akan menghalangi aparat kepolisian untuk memproses kadernya tersebut secara hukum, bila memang terbukti.

"Siapa saja termasuk kader PPP yang diduga melakukan suatu perbuatan pidana ya silakan diselidiki dan disidik, dilakukan proses hukum," ujar Arsul Sani seperti dilansir Okezone, Selasa (11/6/2019).

Ditegaskannya,  bagi PPP, jangankan kader partai, pengurus  PPP sekalipun jika diduga melakukan suatu perbuatan pidana disilakan untuk diselidik dan disidik dan dilakukan proses hukum.

Meski begitu, saat ditanya lebih lanjut mengenai kasus yang melibatkan kadernya, Arsul Sani enggan menyimpulkan. Oleh sebab itu, ia memilih untuk mengikuti proses hukum dan temuan-temuan yang dilakukan oleh penyidik.

"Ya nanti kita lihatlah, kan jadi tersangka saja belum, masa harus berandai-andai dulu. Nanti kita ikuti ya," ujar Arsul Sani.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian mengungkapkan kalau uang yang diberikan oleh Kivlan Zen sebesar Rp150 juta kepada eksekutor berinisial HK untuk membunuh Wiranto dan kawan-kawan berasal dari Habil Marati.***

R24/bara

PenulisR24/saut


Loading...

loading...

Terpopuler