riau24

Jelang Sidang MK, Dahnil Anzar Sampaikan Pesan ini Untuk Pendukung Prabowo-Sandi

Rabu, 12 Juni 2019 | 13:15 WIB
Koordinator Juri Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak Koordinator Juri Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak

RIAU24.COM - Badan Pemengangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi telah mengajukan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) Dan Jumat, 15 Juni 2019 nanti, MK akan menggelar sidang perdananya.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau untuk para pendukung Prabowo untuk tidak turun ke jalan ketika sidang tersebut berlangsung.

Meski demikian, jika memang ada masyarakat yang ingin mendampingi dan memberikan semangat kepada Tim Hukum BPN, dia mempersilahkan datang tapi hanya jumlah yang terbatas.


BACA JUGA : Ustaz Tengku Zulkarnain Bilang Butuh Penguasa Tangguh, Netizen: Kenyataan Menyakitkan!

"Sobat sekalian seperti pesan Pak @prabowo semua pendukung mohon dg sangat untuk membantu proses di MK dg tidak turun ke jalan ramai-ramai bila hanya sekedar ingin mendampingi dan memberikan semangat kpd Tim Hukum dipersilahkan dg jumlah yg sangat terbatas," Kata Dahnil di akun Twitternya, Rabu, 12 Juni 2019.

Diberitakan sebelumnya, Prabowo Subianto meminta kepada para pendukungnya untuk tidak menggelar aksi unjuk rasa atau demonstrasi di Mahkamah Konstisusi saat sidang sengketa hasil Pilpres 2019.

Dia mengatakan jika sudah ada delegasi yang mendampingi tim hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang tersebut. Selain itu, ia juga ingin menghindari provokasi dan fitnah.


BACA JUGA : Bantah Aksi Massa di MK Menangkan Prabowo-Sandi, ini Penjelasan BPN

"Kami putuskan selesaikan (sengketa) melalui jalur hukum dan konstitusi, karena itu saya dan Sandiaga memohon agar pendukung kami untuk tidak berbondong-bondong hadir di MK pada hari-hari mendatang," kata Prabowo dikutip dari Kompas.com.

"Saya mohon sami'na wato'na, percayalah pada pimpinan dan sungguh-sungguh kalau anda dukung Prabowo-Sandi, mohon tidak perlu hadir di sekitar MK," tuturnya.

PenulisR24/ibl


Loading...

loading...