riau24

Agar Selamat, Begini Cara Mengerem Motor Matik Saat Melintasi Jalan Menurun

Kamis, 13 Juni 2019 | 12:53 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM -  Rem motor kerap mengalami kendala saat menjalani jalan yang bertekstur menurun, khususnya bila turunannya ekstrem. Khususnya pada sepeda motor matic.

Rem motor bisa blong, akibat suhu panas yang berlebihan dalam sistem konstruksi rem. Biasanya, hal ini terjadi karena penggunaan rem yang berlebih dibanding biasanya. Khususnya saat sepeda motor melintasi badan jalan menurun.



BACA JUGA : Beredar Kabar Suzuki Siapkan Ignis Facelift, ini Gambarannya

Dalam hal ini, panas yang muncul akibat gesekan antara kampas rem dan cakram, bisa membuat kaliper panas sehingga seal piston memuai. Bila seal piston sudah macet, maka motor tidak tidak akan bisa menekan kampas rem secara sempurna.

Agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan, tips yang disampaikan Jusri Pulubuhu selaku instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting, patut disimak.  

"Ketika melewati medan ekstrem tanjakan dan turunan, maka sistem pengereman motor akan bekerja lebih keras. Efeknya bisa menimbulkan brake fading, atau penyusutan kemampuan rem akibat suhu panas," terangnya, dilansir detik.



BACA JUGA : Mau Beli Jimny, Siapkan Uang Segini Untuk DPnya

Dikatakannya, suhu rem di motor matik bisa cepat panas karena gaya berkendara yang salah. Misalnya terus-terusan menekan tuas rem saat melewati jalanan menurun. Menurutnya,  ada teknik khusus saat melakukan proses pengereman motor di jalanan menurun.

"Untuk motor matik, diawali kecepatan yang tidak terlalu kencang saat menurun. Jangan baru mengerem saat sudah melewati turunan," terang Jusri.

"Selanjutnya, gunakan teknik pengereman squish. Jadi rem sedikit, kemudian rem dilepas, begitu seterusnya. Rem tidak boleh dipanteng atau ditekan terus-menerus, karena ini bisa membuat temperatur panas. Kalau sudah panas, walaupun rem dibejek, dia akan blong," terangnya lagi.

Selain itu, ia juga mengingatkan pengendara motor matik supaya jangan menutup gas saat melewati jalan menurun.

"Motor harus tetap digas, jangan malah nutup gas. Karena kalau ditutup, motor akan meluncur bebas tanpa hambatan. Ini seperti ketika motor manual ditarik koplingnya," ujarnya memberi gambaran. ***

PenulisR24/wan


Loading...

loading...